Jumat, 15 Mei 2026

Menlu Retno Apresiasi Dukungan Luksemburg Terhadap Sentralitas ASEAN

Penulis : Grace El Dora
25 Mei 2023 | 16:35 WIB
BAGIKAN
Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Retno Marsudi (kanan) berdampingan dengan Menlu Luksemburg Jean Asselborn (kiri) memberikan keterangan pada wartawan usai pertemuan bilateral di Kantor Kemenlu RI pada Jakarta pada 25 Mei 2023. (Foto: ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/hp)
Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Retno Marsudi (kanan) berdampingan dengan Menlu Luksemburg Jean Asselborn (kiri) memberikan keterangan pada wartawan usai pertemuan bilateral di Kantor Kemenlu RI pada Jakarta pada 25 Mei 2023. (Foto: ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/hp)

JAKARTA, investor.id – Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Retno Marsudi mengapresiasi dukungan pemerintah Luksemburg terhadap sentralitas Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN).

“Saya sangat menghargai dukungan Uni Eropa (UE), khususnya Luksemburg, kepada ASEAN dan implementasi Konsensus Lima Poin (5PCs) untuk mengatasi masalah Myanmar,” kata Retno ketika menyampaikan pernyataan pers bersama Menlu Luksemburg Jean Asselborn di Jakarta, Kamis (25/5).

Retno lebih lanjut mengharapkan semua negara turut berkontribusi dalam mewujudkan Indo Pasifik sebagai kawasan yang damai dan sejahtera.

ADVERTISEMENT

“ASEAN, melalui ASEAN Outlook on the Indo Pacific, percaya bahwa kerja sama yang inklusif dan konkret akan memberikan kontribusi untuk mencapai perdamaian dan kemakmuran di Indo Pasifik,” tutur dia.

Di lain pihak, Menlu Luksemburg mengakui kepemimpinan Indonesia dalam kancah internasional, yang ditunjukkan melalui forum G20 tahun lalu dan ASEAN tahun ini.

“Kawasan ini mendapat banyak keuntungan dari kepemimpinan Indonesia ... ini terkait dengan budaya Indonesia yang damai, menghormati keragaman, dan toleransi,” ujar Asselborn.

Dalam pertemuan bilateral tersebut, kedua menlu juga membahas mengenai perang Rusia di Ukraina, yang disebut Asselborn bukan hanya perang yang terjadi di sisi barat dunia, melainkan perang yang diarahkan untuk melawan nilai-nilai yang dianut bersama oleh Indonesia dan EU.

“Ini bukan hanya agresi Rusia terhadap Ukraina, tetapi juga merupakan agresi terhadap kedaulatan, penghormatan terhadap batas-batas serta kebebasan negara. Jika ini akan menjadi contoh yang dapat diulangi di tempat lain di dunia, saya pikir dasar-dasar hukum internasional akan runtuh dan ini harus kita hindari," tutur dia.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


Market 14 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 18 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 1 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 2 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia