Hantu Inflasi Gentayangan di Eropa, Masih Betah di Jerman
FRANKFURT, investor.id – Inflasi mendorong ke arah yang berbeda di Eropa, meningkat di Jerman dan turun lagi di Spanyol, menurut angka resmi yang dirilis Kamis (29/6). Kenaikan harga-harga seakan hantu yang masih gentayangan di negara-negara Eropa, terutama di Jerman, negara dengan ekonomi terbesar benua itu.
Indeks harga konsumen (CPI) Jerman melonjak 6,8% pada Juni 2023 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, naik dari 6,3% dari bulan sebelumnya, kata kantor statistik negara bagian Destatis. Angka tersebut sebagian didorong oleh tawaran tiket transportasi murah yang banyak digunakan musim panas lalu, kata para analis.
Kenaikan inflasi di Jerman dirilis hanya sehari sebelum pengumuman angka inflasi untuk total 20 negara yang menggunakan mata uang euro. Inflasi di zona euro telah turun dari puncaknya 10,6% pada Oktober 2022, mencapai 6,1% pada Mei 2023.
Namun itu masih jauh di atas target 2% yang ditetapkan ECB. Kepala ECB Christine Lagarde telah memperingatkan inflasi cukup tinggi dan sulit untuk diturunkan, sehingga ia menjamin setidaknya akan ada satu kenaikan suku bunga lagi pada pertemuan bank 27 Juli 2023.
Suku bunga yang lebih tinggi adalah alat utama bank sentral melawan inflasi.
Sementara itu, inflasi makanan dan energi yang lebih rendah berarti indeks harga konsumen Spanyol hanya meningkat 1,6% pada Juni dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, turun dari 2,9% dari Mei 2023.
Adrian Prettejohn, ekonom Eropa di Capital Economics, mengatakan suku bunga Spanyol yang rendah tidak mungkin mempengaruhi pengambilan keputusan ECB. “Karena faktor spesifik negara membuat inflasi Spanyol jauh lebih rendah daripada di negara lain,” tuturnya dilansir AP, Kamis.
Editor: Grace El Dora
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now

