Jumat, 15 Mei 2026

Ekonomi Tiongkok Melambat, Bersama AS dan UE Pimpin Penurunan

Penulis : Grace El Dora
9 Aug 2023 | 11:26 WIB
BAGIKAN
Papan penawaran harga saham elektronik dipajang di dalam ruang konferensi di Tokyo, Jepang pada 1 November 2021. (FOTO: Reuters/Issei Kato)
Papan penawaran harga saham elektronik dipajang di dalam ruang konferensi di Tokyo, Jepang pada 1 November 2021. (FOTO: Reuters/Issei Kato)

TOKYO, investor.id – Saham Asia sebagian besar turun pada Rabu (9/8) setelah kekhawatiran tentang sistem perbankan Amerika Serikat (AS) memicu penurunan di Wall Street. Investor memperkirakan lebih dalam tentang pertumbuhan ekonomi Tiongkok yang melambat, bersama AS dan Uni Eropa (UE) memimpin penurunan.

Benchmark Nikkei 225 Jepang turun 0,2% menjadi 32.323,31 pada perdagangan pagi. S&P/ ASX 200 Australia hampir tidak berubah, naik tipis kurang dari 0,1% menjadi 7.316,60.

Kospi Korea Selatan bertambah hampir 1,0% menjadi 2.598,96. Hang Seng Hong Kong turun 0,4% menjadi 19.105,19, sedangkan Shanghai Composite turun 0,4% menjadi 3.247,64.

Clifford Bennett, kepala ekonom di ACY Securities, menyebut data ekspor dari Tiongkok “cukup mengkhawatirkan". Ia mencatat itu adalah penurunan paling tajam dalam tiga tahun dan mencerminkan situasi ekonomi global, tidak hanya di Tiongkok.

ADVERTISEMENT

"Permintaan global turun drastis," katanya, Rabu (9/8) menurut laporan AP.

"Sekarang sangat mungkin kita semua akan terkejut dengan betapa intensnya perlambatan ekonomi global ini. Tiga ekonomi utama dunia (yakni) AS, Tiongkok, dan Uni Eropa (UE) memimpin penurunan,"

Dalam perdagangan energi, patokan minyak mentah AS turun 13 sen menjadi US$ 82,79 per barel. Minyak mentah Brent, standar internasional, turun sembilan sen menjadi US$ 86,08 per barel.

Dalam perdagangan mata uang, dolar AS turun tipis menjadi 143,31 yen Jepang dari 143,36 yen. Euro berharga US$ 1,0963, naik dari US$ 1,0960.

Di Wall Street, S&P 500 turun 19,06, atau 0,4%, menjadi 4.499,38 dan sempat turun hampir tiga kali lipat. Itu adalah kerugian kelima dalam enam hari terakhir untuk indeks setelah meroket selama tujuh bulan pertama tahun ini.

Dow Jones Industrial Average turun 158,64, atau 0,4%, menjadi 35.314,49 setelah memangkas penurunan sebelumnya sebesar 465 poin. Komposit Nasdaq kehilangan 110,07, atau 0,8%, menjadi 13.884,32.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Macroeconomy 10 menit yang lalu

Fundamental Ekonomi Kuat, Masyarakat Jangan Panik

Pemerintah secara konsisten melakukan sejumlah pembenahan untuk memperkuat sumber pertumbuhan ekonomi domestik.
Market 42 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 53 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 57 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 2 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 2 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia