Jumat, 15 Mei 2026

China Kecam Tindakan Merugikan Warga Sipil di Tengah Konflik di Gaza

Penulis : Grace El Dora
15 Okt 2023 | 19:58 WIB
BAGIKAN
Menteri Luar Negeri (Menlu) China Wang Yi menyampaikan pandangannya dalam Pertemuan Menlu ASEAN (PMC) bersama China di Jakarta pada 13 Juli 2023. (Foto: ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/nz)
Menteri Luar Negeri (Menlu) China Wang Yi menyampaikan pandangannya dalam Pertemuan Menlu ASEAN (PMC) bersama China di Jakarta pada 13 Juli 2023. (Foto: ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/nz)

ANKARA, investor.id – Menteri Luar Negeri (Menlu) China Wang Yi mengatakan kepada Menlu Amerika Serikat (AS) Antony Blinken, pemerintah China "menentang semua tindakan yang merugikan warga sipil dan mengutuk praktik yang melanggar hukum internasional".

Wang menyampaikan konflik Israel dengan Hamas terus meningkat dan menghadapi risiko lepas kendali, menurut pernyataan Kementerian Luar Negeri China mengenai percakapan telepon dengan Blinken.

"China percaya menjaga keamanan sendiri tidak berarti merugikan warga sipil yang tidak bersalah. Tidak ada jalan keluar melalui cara militer dan menggunakan kekerasan untuk melakukan kekerasan hanya akan menciptakan lingkaran setan," tuturnya, seperti dikutip kantor berita Turki Anadolu, Minggu (15/10).

ADVERTISEMENT

Blinken memberikan penjelasan kepada Wang mengenai kunjungannya ke Timur Tengah dan posisi AS dalam konflik di Timur Tengah saat ini.

Wang menekankan prioritas utama adalah gencatan senjata dan mendinginkan situasi sesegera mungkin agar tidak memperburuk bencana kemanusiaan, mematuhi hukum kemanusiaan internasional, dan membuka saluran bantuan kemanusiaan.

"Cara fundamental untuk menyelesaikan masalah Palestina terletak pada penerapan 'solusi dua negara', pembentukan negara Palestina yang merdeka, dan mewujudkan hidup berdampingan secara damai antara Palestina dan Israel," kata Wang. Ia menambahkan, pemerintah China menginginkan konferensi perdamaian internasional untuk mempromosikan pencapaian konsensus yang lebih luas.

Lebih lanjut, menurut dia, dalam menangani isu-isu panas internasional dan regional, negara-negara besar harus mematuhi objektivitas dan keadilan, menjaga ketenangan dan menahan diri, serta memimpin dan mematuhi hukum internasional.

Sementara itu Presiden AS Joe Biden mengatakan kepada Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu pekan lalu, bantuan tambahan pemerintah AS untuk militer Israel "sedang dalam perjalanan". Ia juga memberi informasi terbaru kepadanya mengenai keterlibatan diplomatik intensif yang dilakukan AS untuk mendukung Israel, kata pernyataan resmi Gedung Putih.

Blinken mengatakan, pihak AS mendukung "solusi dua negara" untuk menyelesaikan masalah Israel dengan Hamas dan mendukung peran Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dalam meredakan situasi dan memberikan bantuan kemanusiaan. Dia mengatakan, pemerintah AS bersedia memperkuat komunikasi dan koordinasi dengan China.

Kedua menteri luar negeri tersebut juga sempat membahas hubungan China-AS.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Macroeconomy 29 menit yang lalu

Fundamental Ekonomi Kuat, Masyarakat Jangan Panik

Pemerintah secara konsisten melakukan sejumlah pembenahan untuk memperkuat sumber pertumbuhan ekonomi domestik.
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 1 jam yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 2 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 2 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia