The Fed Pertahankan Suku Bunga, Soroti ‘Kurangnya Kemajuan Lanjutan’ pada Inflasi
WASHINGTON, investor.id – The Fed mempertahankan suku bunga pada Rabu (1/5/2024). Sekali lagi memutuskan untuk tidak melakukan pemangkasan karena terus bertarung melawan inflasi yang belakangan ini semakin sulit.
Seperti yang diharapkan banyak pihak, bank sentral AS mempertahankan suku bunga dalam kisaran target antara 5,25-5,50%. Suku bunga The Fed itu telah berada pada level tersebut sejak Juli 2023, ketika terakhir kali menaikkan suku bunga dan membawanya ke level tertinggi dalam lebih dari dua dekade.
Baca Juga:
The Fed Ingin Laju Inflasi Turun DuluKomite Federal Open Market Committee (FOMC) yang mengatur tingkat suku bunga memutuskan untuk mengurangi laju pengurangan kepemilikan obligasi di neraca bank sentral, yang dapat dipandang sebagai langkah pelonggaran kebijakan moneter secara bertahap.
Dengan keputusannya untuk mempertahankan suku bunga, komite dalam pernyataan pasca-pertemuan mencatat ‘kurangnya kemajuan lebih lanjut’ dalam menurunkan inflasi kembali ke target 2%.
“Komite memperkirakan tidak tepat untuk mengurangi kisaran target sampai mereka memperoleh keyakinan yang lebih besar bahwa inflasi bergerak secara berkelanjutan menuju 2%,” kata pernyataan itu, mengulangi bahasa yang digunakan setelah pertemuan bulan Januari dan Maret.
Baca Juga:
Dinilai Mendapat Banyak Hal Positif, Pemerintah Dorong Percepatan Keanggotaan Indonesia dalam OECDPernyataan tersebut juga mengubah karakterisasi kemajuan negara tersebut menuju mandat ganda yaitu harga stabil dan lapangan kerja penuh. Bahasa baru tersebut sedikit membatasi, dengan mengatakan bahwa risiko untuk mencapai keduanya ‘telah bergerak menuju keseimbangan yang lebih baik selama setahun terakhir’. Sedangkan pernyataan sebelumnya mengatakan bahwa risiko ‘bergerak ke arah yang lebih seimbang’.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






