Kamis, 14 Mei 2026

Sentimen MSCI dan Inflasi AS Jadi Biang Kerok IHSG Rontok

Penulis : Indah Handayani
13 Mei 2026 | 12:51 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi IHSG di galeri Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (Foto: Investor Daily/David Gita Roza)
Ilustrasi IHSG di galeri Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (Foto: Investor Daily/David Gita Roza)

JAKARTA, investor.id – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tumbang pada sesi pertama perdagangan Rabu (13/5/2026) di tengah tekanan sentimen global dan domestik. Pelemahan dipicu lonjakan inflasi Amerika Serikat (AS), memanasnya tensi geopolitik Timur Tengah, hingga rebalancing indeks MSCI yang memicu kekhawatiran arus keluar modal asing.

Berdasarkan data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG hari ini anjlok 124 poin (1,81%) ke level 6.734 pada sesi I.

Pilarmas Investindo Sekuritas menilai, pasar saat ini tengah dibayangi kekhawatiran bahwa inflasi AS yang lebih tinggi akan membuat The Fed mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama.

ADVERTISEMENT

“Inflasi AS naik dari 3,3% menjadi 3,8% secara tahunan dan berada di atas konsensus pasar. Kondisi ini memperkuat ekspektasi bahwa The Fed kemungkinan tetap mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama,” tulis Pilarmas Investindo Sekuritas dalam risetnya, Rabu (13/5/2026).

Selain faktor inflasi, pasar juga mencermati ketegangan geopolitik di Timur Tengah yang mendorong kenaikan harga minyak dunia. Kondisi tersebut dinilai meningkatkan kekhawatiran investor terhadap tekanan inflasi global.

Di sisi lain, pelaku pasar juga bersikap wait and see menjelang pertemuan Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping pada 14-15 Mei 2026 di Beijing.

Pilarmas menilai fokus utama pertemuan tersebut masih terkait isu perdagangan dan kelanjutan gencatan perang tarif antara AS dan China. Namun, pasar tetap mewaspadai pembahasan isu Iran dan ketegangan geopolitik global lainnya.

Respon Negatif MSCI

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Macroeconomy 9 menit yang lalu

Purbaya: Tak Ada Tax Amnesty Lagi Kecuali Perintah Presiden

Menkeu Purbaya menegaskan tak akan ada tax amnesty lagi selama dirinya menjabat, kecuali atas perintah Presiden.
Macroeconomy 37 menit yang lalu

Rupiah Melorot, Ekspor Dapat Momentum

Peningkatan ekspor nasional justru perlu terus dilakukan karena daya saing meningkat di tengah pelemahan rupiah.
National 1 jam yang lalu

Dharma Pongrekun Ajukan Uji Materi UU Kesehatan ke MK

Mantan Wakil Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Dharma Pongrekun resmi mendaftarkan permohonan uji materi Undang-Undang (UU) Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan ke Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta, Rabu (13/5/2026).
Business 1 jam yang lalu

Jasa Marga: Volume Lalin Keluar Jabotabek Naik 25,12%

Total volume lalu lintas yang meninggalkan wilayah Jabotabek di H-1 (13/5) Hari Kenaikan Yesus Kristus meningkat 25,12%.
Lifestyle 1 jam yang lalu

Wamen Nezar: Permainan Tradisional Jadi “Tombol Jeda” Anak dari Dominasi Ruang Digital

Wamen Komdigi Nezar Patria sebut permainan tradisional jadi "tombol jeda" efektif bagi anak untuk imbangi hidup di ruang digital.
Market 2 jam yang lalu

Prediksi Harga Emas Antam (ANTM) Jumat 15 Mei 2026

Harga emas Antam (ANTM) diperkirakan bergerak menguat pada Jumat,15 Mei 2026. Harga emas Antam diprediksi naik ke level ini
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia