Jumat, 15 Mei 2026

Hari Pertama Jadi Capres, Kamala Harris Berhasil Kumpulkan US$ 50 Juta

Penulis : Grace El Dora
22 Jul 2024 | 21:09 WIB
BAGIKAN
Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) Kamala Harris dan calon presiden dari Partai Republik dan mantan presiden AS Donald Trump. (Foto: Brendan Mcdermid/ Elizabeth Frantz/ Reuters)
Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) Kamala Harris dan calon presiden dari Partai Republik dan mantan presiden AS Donald Trump. (Foto: Brendan Mcdermid/ Elizabeth Frantz/ Reuters)

WASHINGTON, investor.id – Amerika Serikat (AS) dan dunia masih belum pulih dari pengumuman pengunduran diri Presiden AS Joe Biden dari pemilihan presiden (Pilpres). Pada hari pertama menjadi calon presiden (capres), Kamala Harris berhasil mengumpulkan dana kampanye US$ 50 juta (sekitar Rp 810,8 miliar).

Dukungan cepat Biden terhadap Wakil Presiden Kamala Harris untuk menggantikannya di posisi teratas Partai Demokrat. Ini memberikan semangat kepada Partai Demokrat dan memberikan semangat baru dalam kampanye mereka untuk mengalahkan mantan presiden Donald Trump dan pasangannya, Senator Ohio JD Vance.

Komite kampanye “Biden untuk Presiden” telah secara resmi berganti nama menjadi komite Harris untuk Presiden, menjaga infrastruktur tim Biden, staf, dan yang terpenting menjaga cadangan uang tunai sebesar US$ 98 juta.

ADVERTISEMENT

Kampanye Harris yang baru diluncurkan telah mengumpulkan US$ 49,6 juta dalam bentuk donasi akar rumput dalam waktu kurang dari satu hari sejak diluncurkan, msenurut komentar juru bicara yang disampaikan oleh Reuters pada Senin (22/7/2024).

Kini, muncul spekulasi tentang siapa yang bisa dipilih oleh mantan senator California itu sebagai calon wakil presiden, jika dia menjadi calon dari partai tersebut. Beberapa gubernur Partai Demokrat merupakan favorit awal, dengan para ahli strategi mengincar Josh Shapiro dari Pennsylvania, Roy Cooper dari North Carolina, dan Gubernur Kentucky Andy Beshear.

Sementara itu Partai Republik berupaya memperlengkapi kembali kampanye Trump yang dibangun untuk mengalahkan Joe Biden, menjadi kampanye yang mampu mengalahkan kandidat yang sangat berbeda.

Kedua belah pihak ingin tahu apa yang terjadi hingga seorang calon pembunuh bisa menembak Trump saat dia berada di panggung pada rapat umum di Butler, Pensylvania pada 13 Juli 2024. Trump selamat dari upaya tersebut, namun salah satu pendukungnya yang hadir terbunuh.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Macroeconomy 15 menit yang lalu

Fundamental Ekonomi Kuat, Masyarakat Jangan Panik

Pemerintah secara konsisten melakukan sejumlah pembenahan untuk memperkuat sumber pertumbuhan ekonomi domestik.
Market 47 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 58 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 2 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 2 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia