Minggu, 21 Juni 2026

Perempuan Jepang yang Suka Pisang Kini Jadi Orang Tertua di Dunia

Penulis : Grace El Dora
24 Aug 2024 | 16:09 WIB
BAGIKAN
Tomiko Itooka, orang tertua di dunia. (Foto: Guinnes World Records)
Tomiko Itooka, orang tertua di dunia. (Foto: Guinnes World Records)

TOKYO, investor.id – Seorang perempuan Jepang bernama Tomiko Itooka kini dinobatkan sebagai orang tertua di dunia yang masih hidup pada usia 116 tahun, seperti dikutip Associated Press pada Sabtu (24/8/2024). Sebelumnya Maria Branyas yang berusia 117 tahun telah tutup usia, menurut Guinness World Records.

Usia dan tanggal lahirnya 23 Mei 1908, dikonfirmasi oleh Gerontology Research Group, yang memvalidasi rincian orang-orang yang diperkirakan berusia 110 tahun atau lebih, dan menempatkannya di puncak Daftar Peringkat Supercentenarian Dunia (World Supercentenarian Rankings List).

Itooka tinggal di panti jompo di Ashiya, sebuah kota di Prefektur Hyogo yang juga mengonfirmasi tanggal lahirnya. Ia menyandang gelar orang tertua di dunia setelah keluarga Branyas mengumumkan meninggalnya peremuan berusia 117 tahun itu pada Selasa (20/8/2024). Guinness mengonfirmasi status baru Itooka pada Kamis (22/8/2024).

ADVERTISEMENT

Ketika diberi tahu tentang dirinya yang menjadi orang tertua, ia menjawab. "Terima kasih," katanya, menyampaikan frasa yang juga sering ia sampaikan kepada para pengurus di rumahnya.

Itooka merayakan ulang tahunnya tiga bulan lalu. Ia menerima bunga, kue, dan kartu dari wali kota tempatnya tinggal. Setiap pagi, ia minum minuman rasa yogurt yang populer bernama Calpis sedangkan makanan favoritnya adalah pisang.

Lahir di Osaka, Itooka adalah pemain bola voli di sekolah menengah atas. Ia menikah pada usia 20 tahun dan memiliki dua putri serta dua putra, menurut Guinness.

Itooka mengelola kantor pabrik tekstil milik suaminya selama Perang Dunia II. Ia tinggal sendirian di Nara setelah suaminya meninggal pada 1979, sebelum masuk panti jompo. Ia mendaki Gunung Ontake setinggi 3.067 meter (10.062 kaki) dua kali, kemudian menikmati pendakian panjang bahkan setelah ia berusia 100 tahun.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


International 3 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
National 3 jam yang lalu

Ilmuwan Peringatkan Konsekuensi Besar El Nino bagi Cuaca Global

Fenomena El Niño resmi tiba! Ilmuwan peringatkan potensi kekeringan parah dari Indonesia hingga Amazon serta ancaman rekor suhu terpanas.
Lifestyle 4 jam yang lalu

Devin/Faathir Raih Final Perdana BWF Super 300 di Macau Open 2026, Hasil Nyata Pembinaan Berkelanjutan

Capaian ini menandai perkembangan signifikan pasangan muda yang selama ini disiapkan sebagai bagian dari regenerasi bulu tangkis Nasional.
International 4 jam yang lalu

Proyek Ambisius AI Kuras Kas, Investor Pantau Pasar Obligasi

Pembangunan pusat data AI kuras kas perusahaan teknologi. Investor kini wajib pantau suku bunga The Fed dan pasar obligasi global.
Business 4 jam yang lalu

Red Hat Dukung Pengembangan Agentic AI

Red Hat, penyedia solusi open source , baru-baru ini mengumumkan langkah inovatif yang signifikan pada portofolio  Red Hat AI untuk membantu menjembatani kesenjangan antara eksperimen AI dan kendali operasional di tingkat produksi.
International 4 jam yang lalu

Serangan Israel Tewaskan 16 di Lebanon, Dialog AS-Iran di Ujung Tanduk

Gencatan senjata rapuh, serangan Israel tewaskan 16 orang di Lebanon. Masa depan dialog damai nuklir AS-Iran kini kian terancam.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia