Jumat, 15 Mei 2026

Elon Musk Tuduh Partai Demokrat Jadi Alasan Penyerangan Trump

Penulis : Grace El Dora
17 Sep 2024 | 10:22 WIB
BAGIKAN
CEO Tesla Inc. sekaligus SpaceX Elon Musk menjawab pertanyaan wartawan setelah peluncuran layanan internet berbasis satelit Starlink di Puskesmas Pembantu Sumerta Klod Denpasar, Bali, Minggu (19/5/2024).  Miliarder Elon Musk menuduh Partai Demokrat Amerika Serikat (AS) jadi alasan penyerangan terhadap Donald Trump. (Foto: ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/YU/pri)
CEO Tesla Inc. sekaligus SpaceX Elon Musk menjawab pertanyaan wartawan setelah peluncuran layanan internet berbasis satelit Starlink di Puskesmas Pembantu Sumerta Klod Denpasar, Bali, Minggu (19/5/2024). Miliarder Elon Musk menuduh Partai Demokrat Amerika Serikat (AS) jadi alasan penyerangan terhadap Donald Trump. (Foto: ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/YU/pri)

MOSKOW, investor.id – Miliarder Elon Musk menuduh Partai Demokrat Amerika Serikat (AS) jadi alasan penyerangan terhadap Donald Trump. Ia mengatakan sejumlah tokoh penting Partai Demokrat secara aktif mendorong masyarakat untuk menghilangkan nyawa mantan presiden AS itu.

Sementara itu, Donald Trump saat ini masih menjadi calon presiden dari Partai Republik.

"Mereka (Demokrat) secara aktif mendorong orang untuk membunuh Trump," tulis Musk pada unggahan di X pada Senin (16/9/2024). Musk juga menuding sosok di Partai Demokrat itu menyebut Trump sebagai "seorang diktator jahat".

ADVERTISEMENT

Salah satu pendiri LinkedIn, Reid Hoffman, yang dikenal sebagai salah satu donor utama Partai Demokrat sebelumnya mengatakan kepada penonton di festival film Sundance bahwa ia berharap Trump menjadi "martir sejati".

Menurut pendapat Musk, komentar itu berarti "kematian", lapor kantor berita Sputnik.

Sebelumnya, terjadi upaya pembunuhan kedua terhadap Donald Trump di Trump International Golf Club West Palm Beach ketika mantan presiden AS tersebut sedang bermain golf. Pihak kepolisian mengatakan agen Dinas Rahasia melepaskan tembakan ke arah tersangka pembunuh yang bersembunyi di semak-semak.

Pria itu melarikan diri dari tempat kejadian tetapi kemudian berhasil ditangkap. Senapan jenis AK-47 ditemukan di lokasi kejadian, bersama dengan dua tas ransel dan kamera GoPro.

Sementara itu, FBI telah bergabung dalam penyelidikan ini dan pihak berwenang AS menganggapnya sebagai upaya pembunuhan.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 5 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 9 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 47 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 51 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 2 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia