Jumat, 15 Mei 2026

Lebanon Timur dan Selatan Diterpa 80 Gempuran Israel

Penulis : Grace El Dora
24 Sep 2024 | 10:48 WIB
BAGIKAN
Warga Palestina memeriksa kerusakan di sebuah sekolah yang menampung orang-orang terlantar setelah terkena serangan Israel di tengah konflik Israel-Hamas, di kamp pengungsi Pantai di Kota Gaza pada 22 September 2024. (Foto: REUTERS/ Dawoud Abu Alkas)
Warga Palestina memeriksa kerusakan di sebuah sekolah yang menampung orang-orang terlantar setelah terkena serangan Israel di tengah konflik Israel-Hamas, di kamp pengungsi Pantai di Kota Gaza pada 22 September 2024. (Foto: REUTERS/ Dawoud Abu Alkas)

BEIRUT, investor.id – Lebanon bagian timur dan selatan diterpa 80 gempuran Israel setidaknya 24 jam terakhir. Kantor Berita Lebanon NNA melaporkan wilayah selatan dan timur negara itu menahan gempuran hingga berita ini ditayangkan, Selasa (24/9/2024).

Gempuran itu dimulai pada pukul 06:30 waktu setempat (03:30 GMT). Menurut laporan, serangan itu mengenai area di sekitar Nabatieh di Lebanon dan tujuh pemukiman lainnya di wilayah timur Lebanon, yaitu Beqaa dan Hermel.

"Serangan udara Israel menghantam pemukiman Bawadi di Beqaa, menewaskan satu orang dan melukai enam lainnya," kata sumber lapangan Lebanon yang dikutip kantor berita Sputnik, Selasa.

ADVERTISEMENT

Juru bicara Pasukan Pertahanan Israel (IDF) Daniel Hagari menanggapi serangan tersebut. Pihaknya menilai, serangan udara itu dilakukan berdasarkan informasi intelijen yang mengungkap rencana Hizbullah untuk meluncurkan roket ke wilayah Israel.

"Kami menyarankan warga sipil dari desa-desa Lebanon yang berada di dalam atau di dekat bangunan serta area yang digunakan Hizbullah untuk tujuan militer, seperti tempat penyimpanan senjata, agar segera meninggalkan lokasi demi keselamatan mereka," lanjut juru bicara IDF tersebut.

Sebelumnya pada Senin (24/9/2024), lapor kantor berita Sputnik, IDF mengatakan pihaknya telah melakukan serangan besar-besaran terhadap fasilitas Hizbullah di Lebanon.

Sehari sebelumnya, gerakan Hisbullah, Lebanon menyatakan para pejuangnya telah menyerang kompleks industri militer Israel, Rafael, yang terletak di utara kota Haifa. Ini sebagai balasan atas ledakan perangkat elektronik pekan ini yang dituduh oleh Hizbullah dilakukan oleh Israel.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Macroeconomy 13 menit yang lalu

Fundamental Ekonomi Kuat, Masyarakat Jangan Panik

Pemerintah secara konsisten melakukan sejumlah pembenahan untuk memperkuat sumber pertumbuhan ekonomi domestik.
Market 45 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 56 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 60 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 2 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 2 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia