Jumat, 15 Mei 2026

Hizbullah Konfirmasi Hassan Nasrallah Tewas dalam Serangan Udara Israel

Penulis : Grace El Dora
28 Sep 2024 | 23:46 WIB
BAGIKAN
Asap mengepul dari serangan udara Israel di pinggiran selatan Beirut, Lebanon, Sabtu (28/9/2024). (Foto: AP/Hassan Ammar)
Asap mengepul dari serangan udara Israel di pinggiran selatan Beirut, Lebanon, Sabtu (28/9/2024). (Foto: AP/Hassan Ammar)

Abbas Nilforushan (58), yang diidentifikasi AS sebagai wakil komandan operasi di Garda, tewas Jumat, lapor kantor berita IRNA milik pemerintah Iran. Serangan baru-baru ini di Lebanon dan pembunuhan Nasrallah merupakan eskalasi signifikan dalam perang di Timur Tengah, kali ini antara Israel dan Hizbullah.

Sirene serangan udara berbunyi di seluruh Israel tengah pada Sabtu sore, termasuk di bandara internasional Tel Aviv, tak lama setelah Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu mendarat setelah perjalanan ke AS.

Militer Israel mengatakan rudal yang diluncurkan dari Yaman dicegat tak lama setelah sirene berbunyi. Tidak ada laporan korban luka. Tidak segera diketahui apakah serangan rudal itu ditujukan pada penerbangan Netanyahu.

ADVERTISEMENT

Netanyahu mempersingkat perjalanannya ke AS untuk menangani krisis yang berkembang dalam pertempuran Israel melawan militan Hizbullah.

Letnan Kolonel Nadav Shoshani, juru bicara militer Israel, mengatakan serangan udara Jumat di Beirut didasarkan pada pelacakan Nasrallah selama bertahun-tahun bersama dengan "informasi waktu nyata" yang membuatnya layak dilakukan.

Ia menolak mengatakan amunisi apa yang digunakan dalam serangan itu atau memberikan perkiraan jumlah korban sipil, hanya mengatakan pihak Israel mengambil tindakan untuk menghindari warga sipil sebisa mungkin.

Kelompok militan Palestina Hamas dalam sebuah pernyataan menyampaikan belasungkawa kepada sekutunya, Hizbullah. Nasrallah sering menggambarkan peluncuran roket ke Israel utara sebagai "garis depan dukungan" bagi Hamas dan warga Palestina di Gaza.

Berita tentang tewasnya Nasrallah mengejutkan para pendatang di satu-satunya bandara internasional Lebanon, tempat ratusan orang berebut meninggalkan negara itu meskipun penerbangan terbatas.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Macroeconomy 12 menit yang lalu

Fundamental Ekonomi Kuat, Masyarakat Jangan Panik

Pemerintah secara konsisten melakukan sejumlah pembenahan untuk memperkuat sumber pertumbuhan ekonomi domestik.
Market 44 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 55 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 59 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 2 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 2 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia