Jumat, 15 Mei 2026

PM Israel Sebut Serangan Masih Belum Cukup Meski Hassan Nasrallah Tewas

Penulis : Grace El Dora
30 Sep 2024 | 11:01 WIB
BAGIKAN
Asap mengepul dari lokasi serangan udara Israel yang menargetkan sebuah lingkungan di pinggiran selatan Beirut, Lebanon pada 28 September 2024 dini hari. (Foto: Fadel Itani/ AFP/ Getty Images)
Asap mengepul dari lokasi serangan udara Israel yang menargetkan sebuah lingkungan di pinggiran selatan Beirut, Lebanon pada 28 September 2024 dini hari. (Foto: Fadel Itani/ AFP/ Getty Images)

KAIRO, investor.id – Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu mengatakan serangan masih belum cukup meskipun pemimpin Hizbullah Hassan Nasrallah telah tewas. Menurutnya, kondisi saat ini tidak akan cukup untuk mengakhiri konflik yang meluas di Timur Tengah.

"Kami memiliki beberapa pencapaian besar, tetapi kami belum menyelesaikan tugas yang ada. Pukulan dahsyat yang dilancarkan terhadap Hizbullah oleh IDF tidak akan cukup," kata Netanyahu, menurut terjemahan oleh NBC News seperti dikutip Senin (30/9/2024).

Hizbullah mengonfirmasi pemimpin kelompok yang didukung Iran itu tewas pada Jumat (27/9/2024) dalam serangan udara Israel di ibu kota Lebanon, Beirut.

ADVERTISEMENT

"Tidak ada tempat di Iran, maupun di Timur Tengah, di mana tangan panjang Israel tidak dapat menjangkaunya," tambahnya.

Pernyataan dari Hizbullah pada Sabtu (28/9/2024) juga mengatakan Nasrallah “telah bergabung dengan rekan-rekannya yang menjadi martir abadi”. Konfirmasi itu muncul hanya beberapa jam setelah tentara Israel mengumumkan tewasnya Nasrallah, setelah melakukan serangan besar-besaran di Lebanon sehari sebelumnya.

Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengatakan Nasrallah yang telah memimpin Hizbullah selama lebih dari tiga dekade, tewas ketika jet tempur melakukan apa yang digambarkannya sebagai “serangan terarah” mengenai di markas besar Hizbullah di Beirut.

Di antara komandan Hizbullah lainnya, IDF mengatakan Ali Karki yang adalah komandan garis depan selatan juga tewas dalam serangan itu.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Macroeconomy 23 menit yang lalu

Fundamental Ekonomi Kuat, Masyarakat Jangan Panik

Pemerintah secara konsisten melakukan sejumlah pembenahan untuk memperkuat sumber pertumbuhan ekonomi domestik.
Market 55 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 1 jam yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 2 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 2 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia