Jumat, 15 Mei 2026

Jika Terpilih, Trump Akan Kenakan Tarif pada Meksiko dan China

Penulis : Grace El Dora
5 Nov 2024 | 19:59 WIB
BAGIKAN
Calon presiden dari Partai Republik, mantan presiden Donald Trump, berpidato di sebuah rapat umum kampanye di Van Andel Arena di Grand Rapids, Michigan, Amerika Serikat pada Selasa (5/11/2024). (Foto: AP)
Calon presiden dari Partai Republik, mantan presiden Donald Trump, berpidato di sebuah rapat umum kampanye di Van Andel Arena di Grand Rapids, Michigan, Amerika Serikat pada Selasa (5/11/2024). (Foto: AP)

MICHIGAN, investor.id – Calon presiden Amerika Serikat (AS) dari Partai Republik Donald Trump memperingatkan jika terpilih kembalu sebagai presiden, ia akan menghukum Meksiko dan China dengan tarif dagang baru. Kecuali kedua negara itu bergerak untuk menghentikan aliran fentanil ke AS.

Pada rapat umum kampanye di Pittsburgh, Pennsylvania, Trump mengatakan dirinya akan bergerak cepat untuk menindak perdagangan narkoba di sepanjang perbatasan selatan AS dengan Meksiko. Upaya ini akan direalisasikannya dengn mengenakan tarif dagang.

"Kami akan segera menghentikan narkoba yang mengalir melintasi perbatasan kami," ucap Trump, seperti dikutip Reuters pada Selasa (5/11/2024).

ADVERTISEMENT

Trump mengaku akan mengenakan tarif impor pada barang-barang dari Meksiko sebesar 25% dan akan melakukan hal yang sama ke China karena mengekspor fentanil ke Meksiko.

"Setiap barang yang mereka jual ke Amerika Serikat akan dikenai tarif sebesar 25% hingga mereka menghentikan masuknya narkoba. Dan percayalah, narkoba itu akan berhenti begitu cepat hingga kepala Anda akan pusing," tukasnya.

Trump, dalam rapat umum, juga berbicara panjang lebar tentang janjinya untuk mendeportasi massal migran dari AS jika ia memenangkan pemilu AS.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Macroeconomy 11 menit yang lalu

Fundamental Ekonomi Kuat, Masyarakat Jangan Panik

Pemerintah secara konsisten melakukan sejumlah pembenahan untuk memperkuat sumber pertumbuhan ekonomi domestik.
Market 43 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 54 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 58 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 2 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 2 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia