Jumat, 15 Mei 2026

Kedubes China di Suriah Beri Peringatan Adanya Perang Saudara

Penulis : Grace El Dora
7 Des 2024 | 21:01 WIB
BAGIKAN
Kementerian pertahanan Suriah mengatakan dua warga sipil tewas dalam serangan Israel terhadap sebuah kendaraan pada 21 Oktober 2024 sore hari di Distrik Mazzeh, Damaskus, yang merupakan lokasi kedutaan besar dan markas besar keamanan. (Foto: AFP/Louai Beshara)
Kementerian pertahanan Suriah mengatakan dua warga sipil tewas dalam serangan Israel terhadap sebuah kendaraan pada 21 Oktober 2024 sore hari di Distrik Mazzeh, Damaskus, yang merupakan lokasi kedutaan besar dan markas besar keamanan. (Foto: AFP/Louai Beshara)

BEIJING, investor.id – Kedutaan Besar (Kedubes) China di Damaskus, Suriah telah mengeluarkan peringatan darurat bagi warganya. Masyarakat China tidak diperbolehkan bepergian ke negara tersebut saat ini, menyusul pecahnya perang saudara.

"Mengingat situasi keamanan saat ini di sana, Kedutaan Besar China di Suriah telah mengeluarkan peringatan keamanan untuk menyarankan warga negara China agar tidak bepergian ke Suriah saat ini," papar Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Lin Jian dalam konferensi pers di Beijing pada Jumat (6/12/2024).

Lin Jian menyebut pemerintahnya mengikuti perkembangan di Suriah dengan saksama dan berharap stabilitas akan segera pulih di negara itu. "Warga negara China maupun lembaga yang sudah ada di sana perlu tetap waspada, mengambil tindakan pencegahan keselamatan ekstra, bersiap menghadapi keadaan darurat, dan kembali ke China atau meninggalkan Suriah sesegera mungkin," ungkap Lin Jian.

ADVERTISEMENT

Mereka diminta untuk meninggalkan Suriah baik melalui penerbangan komersial maupun jalur darat.

"Kami mendesak mereka untuk segera menghubungi kedutaan untuk meminta bantuan jika mereka menghadapi keadaan darurat. Kami akan melakukan semua yang kami bisa untuk membantu warga negara kami termasuk mereka yang perlu segera pergi ke tempat yang aman," jelas Lin Jian.

Bentrokan antara pasukan rezim Suriah dan kelompok anti-rezim pertama kali terjadi pada 27 November 2024 di wilayah barat pedesaan Aleppo. Sebelumnya pada 30 November 2024, pasukan oposisi berhasil menguasai sebagian besar pusat kota Aleppo dan mendominasi wilayah Provinsi Idlib.

Kemudian pada 1 Desember, Tentara Nasional Suriah yang beroposisi meluncurkan Operasi Fajar Kebebasan melawan kelompok teror PKK/YPG di distrik Tel Rifaat, pedesaan Aleppo, dan berhasil membebaskan wilayah tersebut dari elemen-elemen kelompok militan.

Namun pada 5 Desember, setelah pertempuran sengit, pasukan anti-rezim merebut pusat kota Hama dari kendali rezim. Hingga Jumat pagi (6/12), kelompok anti-rezim berhasil menguasai Rastan dan Talbiseh, distrik kunci yang terletak di sepanjang Jalan Raya M5, jalur utama yang menghubungkan Aleppo, Hama, dan Homs ke Damaskus.

Terkait kondisi tersebut, pesawat militer Rusia diberitakan memberi dukungan kepada pasukan militer Suriah di tengah pertempuran yang terus berlangsung.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 6 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 17 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 21 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 59 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 1 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia