Jumat, 15 Mei 2026

PM Anwar Ibrahim Libatkan Retno Marsudi di Penasihat Keketuaan ASEAN Malaysia 2025

Penulis : Surya Lesmana
20 Des 2024 | 17:43 WIB
BAGIKAN
Retno Marsudi di Nusa Dua, Badung, Bali pada Rabu (20/11/2024). (Foto: ANTARA/ Nyoman Hendra Wibowo/ agr)
Retno Marsudi di Nusa Dua, Badung, Bali pada Rabu (20/11/2024). (Foto: ANTARA/ Nyoman Hendra Wibowo/ agr)

Namun, langkah ini menuai kritik di dalam negeri. Politisi oposisi dari Parti Islam Se-Malaysia mempertanyakan pemilihan Thaksin yang memiliki rekam jejak kontroversial. Terlepas dari kritik ini, Menlu Malaysia Mohamad Hasan memberi pembelaan. Ia mengatakan Thaksin memiliki pengaruh besar di Thailand dan hubungan baik dengan Amerika Serikat (AS) serta China.

Krisis Myanmar tetap menjadi tantangan utama bagi ASEAN. Upaya perdamaian melalui Konsensus Lima Poin (5 PCs), termasuk mediasi oleh utusan khusus ASEAN, sejauh ini tidak berhasil.

Penujukan Retno Marsudi, yang memiliki pengalaman lebih dari 300 pertemuan terkait Myanmar selama keketuaan ASEAN Indonesia, dianggap sebagai sosok yang relevan untuk membantu menangani isu ini.

ADVERTISEMENT

Sementara itu, ketegangan di Laut China Selatan yang melibatkan klaim China serta beberapa negara anggota ASEAN seperti Brunei, Malaysia, Filipina, dan Vietnam menjadi masalah yang memerlukan pendekatan diplomasi yang matang.

Di tempat terpisah, mantan pejabat Kementerian Luar Negeri Singapura Bilahari Kausikan menyatakan tim penasihat ini bersifat memberikan masukan kepada ketua ASEAN. Namun, bukan penasihat kepada negara ASEAN secara keseluruhan. Hal ini bisa mengurangi kemungkinan dampak langsung terhadap organisasi.

Joshua Kurlantzick selaku peneliti Asia Tenggara di Council on Foreign Relations melihat langkah PM Anwar Ibrahim sebagai upaya mengatasi kelemahan birokrasi ASEAN. Namun, ia juga meragukan apakah hal ini akan membuahkan hasil, mengingat kompleksitas isu regional yang dihadapi.

Para pengamat menekankan keberhasilan tim penasihat ini bergantung pada transparansi dan inklusivitas. Peneliti lainnya, Jamil Ghani dari S Rajaratnam School of International Studies Singapura mengatakan pendekatan ini memang tergolong pragmatis. Namun, perlu ada jaminan agar tidak ada tumpang tindih antara peran penasihat informal dan utusan khusus ASEAN.

"Langkah ini menunjukkan bahwa Anwar Ibrahim merasa perlu masukan dari para pakar yang berpengalaman di ASEAN untuk menghadapi tantangan geopolitik," ujar Jamil, merespons Keketuaan ASEAN Malaysia 2025.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


Macroeconomy 11 menit yang lalu

Fundamental Ekonomi Kuat, Masyarakat Jangan Panik

Pemerintah secara konsisten melakukan sejumlah pembenahan untuk memperkuat sumber pertumbuhan ekonomi domestik.
Market 43 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 54 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 58 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 2 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 2 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia