PM Anwar Ibrahim Libatkan Retno Marsudi di Penasihat Keketuaan ASEAN Malaysia 2025
Namun, langkah ini menuai kritik di dalam negeri. Politisi oposisi dari Parti Islam Se-Malaysia mempertanyakan pemilihan Thaksin yang memiliki rekam jejak kontroversial. Terlepas dari kritik ini, Menlu Malaysia Mohamad Hasan memberi pembelaan. Ia mengatakan Thaksin memiliki pengaruh besar di Thailand dan hubungan baik dengan Amerika Serikat (AS) serta China.
Krisis Myanmar tetap menjadi tantangan utama bagi ASEAN. Upaya perdamaian melalui Konsensus Lima Poin (5 PCs), termasuk mediasi oleh utusan khusus ASEAN, sejauh ini tidak berhasil.
Baca Juga:
Ketika Domain .id Terpopuler di AseanPenujukan Retno Marsudi, yang memiliki pengalaman lebih dari 300 pertemuan terkait Myanmar selama keketuaan ASEAN Indonesia, dianggap sebagai sosok yang relevan untuk membantu menangani isu ini.
Sementara itu, ketegangan di Laut China Selatan yang melibatkan klaim China serta beberapa negara anggota ASEAN seperti Brunei, Malaysia, Filipina, dan Vietnam menjadi masalah yang memerlukan pendekatan diplomasi yang matang.
Di tempat terpisah, mantan pejabat Kementerian Luar Negeri Singapura Bilahari Kausikan menyatakan tim penasihat ini bersifat memberikan masukan kepada ketua ASEAN. Namun, bukan penasihat kepada negara ASEAN secara keseluruhan. Hal ini bisa mengurangi kemungkinan dampak langsung terhadap organisasi.
Joshua Kurlantzick selaku peneliti Asia Tenggara di Council on Foreign Relations melihat langkah PM Anwar Ibrahim sebagai upaya mengatasi kelemahan birokrasi ASEAN. Namun, ia juga meragukan apakah hal ini akan membuahkan hasil, mengingat kompleksitas isu regional yang dihadapi.
Para pengamat menekankan keberhasilan tim penasihat ini bergantung pada transparansi dan inklusivitas. Peneliti lainnya, Jamil Ghani dari S Rajaratnam School of International Studies Singapura mengatakan pendekatan ini memang tergolong pragmatis. Namun, perlu ada jaminan agar tidak ada tumpang tindih antara peran penasihat informal dan utusan khusus ASEAN.
"Langkah ini menunjukkan bahwa Anwar Ibrahim merasa perlu masukan dari para pakar yang berpengalaman di ASEAN untuk menghadapi tantangan geopolitik," ujar Jamil, merespons Keketuaan ASEAN Malaysia 2025.
Editor: Grace El Dora
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now

