Jumat, 15 Mei 2026

Malaysia Siap Bayar Rp 1,1 Triliun untuk Telusuri Puing MH370

Penulis : Surya Lesmana
20 Des 2024 | 23:58 WIB
BAGIKAN
Seorang wanita menulis pesan di papan pesan saat acara peringatan tahunan kesepuluh hilangnya pesawat MH370 di sebuah pusat perbelanjaan di Subang Jaya, pinggiran Kuala Lumpur, Malaysia pada Minggu (3/12/2024). (Foto: AP/FL Wong)
Seorang wanita menulis pesan di papan pesan saat acara peringatan tahunan kesepuluh hilangnya pesawat MH370 di sebuah pusat perbelanjaan di Subang Jaya, pinggiran Kuala Lumpur, Malaysia pada Minggu (3/12/2024). (Foto: AP/FL Wong)

KUALA LUMPUR, investor.id – Pemerintah Malaysia telah menyetujui untuk melanjutkan pencarian penerbangan MH370 setelah perusahaan AS, Ocean Infinity, mengusulkan eksplorasi di wilayah baru di Samudera Hindia. Langkah ini membawa harapan baru bagi keluarga korban yang telah menanti kejelasan selama hampir satu dekade.

"Kami memiliki tanggung jawab, kewajiban, dan komitmen kepada keluarga korban. Kami berharap pencarian MH370 ini menghasilkan hasil positif, mengidentifikasi puing-puing pesawat, dan memberikan penutupan bagi keluarga korban," kata Menteri Transportasi Malaysia Anthony Loke dalam konferensi pers pada Jumat (20/12/2024).

Ocean Infinity, sebuah perusahaan berbasis di Texas, AS, akan memimpin misi pencarian selama 18 bulan di wilayah baru seluas sekitar 15.000 km² di selatan Samudera Hindia. Perusahaan ini menjanjikan hanya akan menerima kompensasi sebesar US$ 70 juta (sekitar Rp 1,1 triliun) jika berhasil menemukan puing-puing pesawat.

ADVERTISEMENT

Pada 2018, Ocean Infinity telah melakukan dua pencarian MH370 tetapi tidak menemukan petunjuk baru. Pada Maret 2024, mereka mengumumkan bukti baru terkait keberadaan MH370 dan mengajukan pencarian berbasis hasil kepada pemerintah Malaysia. Berdasarkan usulan tersebut, pemerintah Malaysia hanya perlu membayar jika hasil positif ditemukan.

"Menemukan MH370 adalah upaya untuk memberikan solusi atas misteri yang telah menghantui kita sejak 2018," kata CEO Ocean Infinity Oliver Plunkett pada 5 Maret 2024. Pihak Ocean Infinity mengaku yakin dengan wilayah pencarian baru tersebut, yang didasarkan pada analisis data yang menyeluruh oleh para ahli.

Pesawat Boeing 777 dengan nomor penerbangan MH370 milik Malaysia Airlines hilang pada 8 Maret 2014 bersama 239 penumpang dan awak, kurang dari satu jam setelah lepas landas dari Kuala Lumpur menuju Beijing. Upaya pencarian yang dilakukan selama berbulan-bulan melibatkan wilayah seluas 120.000 km² di selatan Samudera Hindia, namun tidak menemukan jejak pesawat.

Pada Juli 2015, puing-puing pertama ditemukan di Pulau Reunion, Prancis yang diidentifikasi sebagai bagian sayap MH370. Kemudian pada Maret 2016, bagian penutup mesin yang diyakini milik MH370 terdampar di Afrika Selatan. Namun, hingga kini, penyebab hilangnya pesawat dan nasib para penumpang tetap menjadi misteri besar.

Anthony Loke menegaskan, data dari Ocean Infinity telah diperiksa secara menyeluruh oleh Kementerian Transportasi Malaysia.

"Mereka memiliki petunjuk yang kredibel berdasarkan penelitian ahli dari berbagai perspektif," sebutnya.

Pencarian MH370 ini diharapkan dapat memberikan kejelasan dan solusi bagi keluarga korban yang telah menunggu jawaban selama hampir 10 tahun.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Macroeconomy 11 menit yang lalu

Fundamental Ekonomi Kuat, Masyarakat Jangan Panik

Pemerintah secara konsisten melakukan sejumlah pembenahan untuk memperkuat sumber pertumbuhan ekonomi domestik.
Market 43 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 54 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 58 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 2 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 2 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia