Jumat, 15 Mei 2026

Lika-liku Trump Tuduh Biden dan DEI Jadi Penyebab Kecelakaan Pesawat Dekat Washington

Penulis : Grace El Dora
31 Jan 2025 | 14:29 WIB
BAGIKAN
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump terlihat di sini pada 15 Juni 2025 mengusulkan pemberian kartu hijau secara otomatis kepada warga negara asing yang lulus dari perguruan tinggi AS. (Foto: Adam J. Dewey/Anadolu/Getty Images via CNN Newsource)
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump terlihat di sini pada 15 Juni 2025 mengusulkan pemberian kartu hijau secara otomatis kepada warga negara asing yang lulus dari perguruan tinggi AS. (Foto: Adam J. Dewey/Anadolu/Getty Images via CNN Newsource)

WASHINGTON, investor.id – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengecam mantan presiden Joe Biden dan kebijakan Keberagaman, Kesetaraan, dan Inklusi (Diversity, Equity, and Inclusion/ DEI). Berikut lika-liku Trump menuduh Biden dan DEI menjadi penyebab tabrakan pesawat penumpang dengan helikopter militer dekat Washington, AS.

Sebelumnya pada Rabu (29/1/2025) terjadi tabrakan di udara antara jet regional American Airlines dan helikopter Black Hawk milik Angkatan Darat di atas Washington.

Pada konferensi pers Gedung Putih Trump mengklaim kebijakan yang mempromosikan keberagaman, kesetaraan, dan inklusi "bisa jadi" menjadi penyebab kecelakaan pesawat paling mematikan di AS sejak November 2001 itu.

ADVERTISEMENT

Namun presiden yang baru dilantik pada 20 Januari 2025 itu tak memberikan bukti apa pun bahwa upaya DEI menyebabkan kecelakaan tersebut atau terkait dengannya. Ia juga mengkritik seorang reporter yang bertanya apakah dia mendahului penyelidikan tentang bagaimana hal itu terjadi.

"Karena saya punya akal sehat, oke?" jawab Trump, ketika ditanya tentang bagaimana dia dapat menghubungkan tabrakan tersebut dengan DEI.

Trump awalnya bersikap muram pada konferensi pers tersebut, menyampaikan belasungkawa kepada para korban dan keluarga mereka. Namun ia dengan cepat beralih ke serangan yang sudah biasa dilakukan terhadap musuh-musuh politiknya dan program DEI.

Kecelakaan itu terjadi sesaat sebelum pukul 09.00 malam ET pada Rabu. Jet American Airlines yang membawa 60 penumpang dan empat kru turun untuk mendarat di Bandara Nasional Ronald Reagan Washington. Helikopter Angkatan Darat menabrak pesawat itu sekitar 400 kaki di atas Sungai Potomac, kemudian kedua pesawat jatuh ke air yang dingin.

Kecelakaan itu menewaskan 64 orang di dalam pesawat dan tiga tentara di helikopter, dipastikan tidak ada penyintas.

Ratusan responden pertama menyisir sungai untuk mencari korban pada Kamis (30/1/2025). Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Layanan Medis Darurat Distrik Columbia John Donnelly mengatakan setidaknya 28 jenazah telah ditemukan hingga Jumat (31/1/2025).

Lika-liku Trump Tuduh Biden dan DEI Jadi Penyebab Kecelakaan Pesawat Dekat Washington
Tangkapan layar saat kejadian helikopter BlackHawk yang bertabrakan dengan jet regional American Airlines di dekat Bandara Nasional Ronald Reagan Washington, kata seorang pejabat AS pada Kamis (30/1/2025). (Foto: @aletweetsnews)

Di Gedung Putih, Trump memulai dengan meminta hening sejenak untuk para korban.

"Hari ini, kita semua patah hati," katanya.

Namun kurang dari dua menit kemudian, Trump mulai menyerang pendahulunya dari Demokrat Joe Biden dan mantan presiden Barack Obama.

Trump mengklaim, ini bermula sejak setelah ia menjabat untuk pertama kalinya pada 2017.

"Saya mengubah standar Obama (untuk sistem penerbangan AS) dari yang sangat biasa-biasa saja menjadi luar biasa. Dan kemudian ketika saya meninggalkan jabatan dan Biden mengambil alih, ia mengubahnya kembali ke tingkat yang lebih rendah dari sebelumnya. Kebijakan mereka mengerikan, dan politik mereka bahkan lebih buruk," klaim Trump.

Trump kemudian membacakan beberapa artikel yang mengkritik upaya keberagaman di Federal Aviation Administration.

Ia juga menyoroti bahasa dari situs web FAA tentang pemerintah yang memberi penekanan khusus pada perekrutan orang-orang dengan "disabilitas yang ditargetkan". Ini termasuk perekrutan bagi orang yang mengalami kelumpuhan sebagian, disabilitas intelektual berat, dan disabilitas psikiatris.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 16 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 20 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 1 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 2 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia