Jumat, 15 Mei 2026

Dua Pemimpin Negara ASEAN Ini Temui Presiden China Xi Jinping

Penulis : Grace El Dora
7 Feb 2025 | 10:52 WIB
BAGIKAN
Presiden China Xi Jinping dan Sultan Hassanal Bolkiah dari Brunei Darussalam di Balai Besar Rakyat China pada Kamis (6/2/2025). (Foto: ANTARA/HO-Kementerian Luar Negeri China)
Presiden China Xi Jinping dan Sultan Hassanal Bolkiah dari Brunei Darussalam di Balai Besar Rakyat China pada Kamis (6/2/2025). (Foto: ANTARA/HO-Kementerian Luar Negeri China)

Pada pertemuan Xi dengan Sultan Hassanal Bolkiah, presiden China itu menyampaikan hubungan diplomatik kedua negara sudah berjalan selama 30 tahun dan secara aktif menyelaraskan strategi pembangunan.

Kedua negara diharapkan memperkuat sinergi dalam kerja sama Belt and Road Intiative dan strategi Visi 2035 Brunei dengan mempromosikan proyek-proyek unggulan yaitu Koridor Ekonomi Guangxi-Brunei dan Hengyi Petrochemical. Kedua negara berencaba membangun hub ganda untuk Zona Pertumbuhan Timur China-ASEAN dan Koridor Darat-Laut Baru.

Otoritas China juga disebut siap mendorong lebih banyak perusahaan untuk berinvestasi di Brunei, mendukung pengembangan ekonomi digital, kecerdasan buatan (artificial intelligence/ AI), dan industri energi baru di Brunei.

ADVERTISEMENT

Xi Jinping menjanjirkan Brunei untuk diversifikasi ekonomi, dukungan kerja sama penelitian padi hibrida, serta menyambut baik Brunei yang memanfaatkan platform seperti China International Import Expo dan China-ASEAN Expo untuk memperluas ekspor produk pertanian dan perikanan berkualitas tinggi ke China.

Di pihak lain, Sultan Hassanal Bolkiah mengatakan Brunei dan China selalu saling menghormati dan mempercayai. Hubungan kedua negara terus berkembang dan menuju komunitas masa depan bersama antara Brunei dan China.

Brunei disebut dengan tegas berpegang pada kebijakan "Satu China". Pihaknya bersedia mengonsolidasikan kemitraan kerja sama strategis dengan China serta mempererat kerja sama di bidang perdagangan, pertanian, perikanan, energi, dan pertukaran masyarakat serta sepakat untuk menjunjung tinggi multilateralisme dan perdagangan bebas.

Seusai pembicaraan, kedua kepala negara menyaksikan penandatanganan sejumlah dokumen kerja sama di bidang keadilan, pembangunan bersama dalam kerangka Belt and Road Initiative, ekonomi, perdagangan dan media.

Sebelum pertemuan bilateral, Sultan Hassanal Bolkiah disambut dengan upacara penyambutan di Aula Utara Balai Besar Rakyat China termasuk inspeksi tentara Pembebasan Rakyat China serta menyaksikan parade. Selain itu, pemerintah China juga melakukan perjamuan penyambutan Sultan Hassanal Bolkiah di Aula Emas lokasi yang sama.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Macroeconomy 25 menit yang lalu

Fundamental Ekonomi Kuat, Masyarakat Jangan Panik

Pemerintah secara konsisten melakukan sejumlah pembenahan untuk memperkuat sumber pertumbuhan ekonomi domestik.
Market 57 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 1 jam yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 2 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 2 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia