Presiden China Xi Jinping Negosiasi dengan Para Pemimpin Bisnis Termasuk Jack Ma
BEIJING, investor.id – Presiden China Xi Jinping membuka negosiasi dengan para pemimpin bisnis, termasuk Jack Ma. Xi berbicara di sebuah simposium yang dihadiri oleh para pemimpin perusahaan besar dan salah satunya adalah sang pendiri Alibaba, lapor media pemerintah.
Hal ini diambilnya saat pemerintah China bergulat dengan ekonomi yang melambat dan meningkatnya ketegangan dengan Amerika Serikat (AS).
Para pemimpin bisnis swasta lainnya yang menghadiri simposium tersebut termasuk pendiri Huawei Ren Zhengfei, Lei Jun dari Xiaomi, Wang Chuanfu dari BYD, Wang Xingxing dari Unitree, dan Robin Zeng dari CATL. Pertemuan ini ditunjukkan lewat sebuah video yang dipublikasikan oleh CCTV.
Wang Xing dari Meituan, Leng Youbin dari China Feihe, dan pendiri Will Semiconductor Yu Renrong turut hadir.
Pony Ma dari Tencent juga hadir di sana, kata seorang sumber yang mengetahui masalah tersebut yang menolak disebutkan namanya karena rincian pertemuan tersebut tidak dipublikasikan.
Hingga berita ini diterbitkan, Tencent belum berkomentar.
Xi menyampaikan pidato setelah mendengarkan perwakilan perusahaan swasta, kata kantor berita resmi Xinhua. Laporan tersebut tidak memberikan rincian apa pun tentang simposium tersebut, yang diadakan di Aula Besar Rakyat di Beijing.
Pada Jumat (14/2/2025), Reuters yang mengutip sumber melaporkan Presiden Xi berencana memimpin simposium untuk meningkatkan sentimen sektor swasta. Pertemuan ini berlangsung pada Senin (17/2/2025) yang akan dihadiri oleh para pemimpin bisnis negara tersebut, termasuk salah satu pendiri Alibaba Jack Ma.
Simposium tersebut akan ditujukan untuk meningkatkan sentimen sektor swasta. Xi diharapkan untuk mendorong para pimpinan perusahaan untuk memperluas bisnis mereka secara domestik dan internasional di tengah meningkatnya perang teknologi China-AS, kata sumber tersebut.
Simposium tersebut juga hadir karena platform AI DeepSeek telah memicu spekulasi investor tentang potensinya untuk menopang sektor teknologi China yang lebih luas, yang mengarah pada seruan untuk menaikkan harga aset China.
Xi telah lama menekankan perlunya China mencapai swasembada semikonduktor dan ingin negara tersebut menggunakan AI untuk mendorong pembangunan ekonomi.
Editor: Grace El Dora
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkini
DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah
Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.Ujian Berat bagi Saham BUMI
Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China
Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya
Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karatDuit Asing Tumpah ke Saham ADRO
Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast
Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di IndonesiaTag Terpopuler
Terpopuler

