Jumat, 15 Mei 2026

KP2MI Bahas Penempatan PMI Lewat Platform Musaned Arab Saudi

Penulis : Grace El Dora
19 Feb 2025 | 08:37 WIB
BAGIKAN
Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Indonesia (P2MI) Christina Aryani pada Selasa (18/2/2025) membahas pembukaan kembali penempatan pekerja migran Indonesia untuk sektor domestik bersama Musaned Arab Saudi. (Foto: ANTARA/HO-KP2MI)
Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Indonesia (P2MI) Christina Aryani pada Selasa (18/2/2025) membahas pembukaan kembali penempatan pekerja migran Indonesia untuk sektor domestik bersama Musaned Arab Saudi. (Foto: ANTARA/HO-KP2MI)

JAKARTA, investor.id – Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Indonesia (P2MI) Christina Aryani membahas pembukaan kembali penempatan pekerja migran Indonesia (PMI) untuk sektor domestik lewat platform Musaned Arab Saudi.

Keterangan di situs Web KP2MI dikutip Rabu (19/2/2025) menyebutkan Musaned sendiri merupakan suatu platform atau lembaga resmi untuk layanan rumah tangga dan program ketenagakerjaan di bawah Kementerian Sumber Daya Manusia dan Pembangunan Sosial Arab Saudi.

Terkait pembahasan penempatan PMI di Arab Saudi tersebut, Wamen Christina menyebutkan Kementerian P2MI harus memverifikasi dan mengkaji sistem yang dipresentasikan Musaned.

ADVERTISEMENT

Upaya verifikasi dan kajian tersebut, menurut dia, perlu dilakukan karena Arab Saudi masih memberlakukan sistem syarikah atau perusahaan yang ditunjuk dan bertanggungjawab kepada pemerintah Arab Saudi.

"Jangan sampai jika penempatan Arab Saudi berjalan, kita semua terkendala masalah teknis yang beririsan kepada dua aturan," sambungnya.

Sementara itu, selama diskusi tersebut, Direktur Kemitraan Strategis Musaned Saudi Arabia Wafi Assiri menyatakan pekerja migran sektor domestik di Arab Saudi mencapai 4,5 juta, dengan keberangkatan mandiri sekitar 97%.

Wafi kemudian menyatakan, sebanyak 4,5 juta pekerja migran sektor domestik tersebut direkrut oleh 2,4 juta employers atau pengguna jasa di Arab Saudi.

“Artinya, pekerja migran sektor domestik telah mencapai 1/3 dari total sektor pekerjaan di Arab Saudi. Jumlah tersebut sangat besar sampai mengalahkan sektor lainnya," imbuhnya.

Menurutnya, pemerintah Arab Saudi ingin mengarahkan penempatan sektor domestik agar terkelola dengan baik dan tidak lepas kendali.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Macroeconomy 25 menit yang lalu

Fundamental Ekonomi Kuat, Masyarakat Jangan Panik

Pemerintah secara konsisten melakukan sejumlah pembenahan untuk memperkuat sumber pertumbuhan ekonomi domestik.
Market 57 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 1 jam yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 2 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 2 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia