Menlu RI Serukan Pembentukan Zona Bebas Senjata Nuklir Baru
Runtuhnya kerangka utama pengendalian senjata ditambah dengan dialog nuklir yang terhambat, menurut Menlu Sugiono, hanya akan meningkatkan risiko konflik. “Senjata nuklir tidak menjamin keamanan, tetapi malah menjadi ancaman," sambungnya.
Menlu Sugiono juga menyerukan agar Konferensi Perlucutan Senjata menegaskan kembali komitmen terhadap tiga pilar Traktat Non-Proliferasi Nuklir (NPT) yaitu non-proliferasi, perlucutan senjata, dan penggunaan energi nuklir secara damai.
“Kami juga menyerukan negara-negara payung nuklir untuk secara kritis meninjau kembali ketergantungan mereka pada senjata nuklir dan menyelaraskan kebijakan mereka dengan tujuan NPT,” lanjut Menlu.
Konferensi Perlucutan Senjata merupakan satu-satunya forum multilateral yang dimandatkan oleh Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk merundingkan perjanjian kunci terkait perlucutan senjata. Keanggotaan CD terdiri dari 65 negara, yaitu lima negara anggota tetap Dewan Keamanan PBB dan 60 negara dengan kemampuan militer signifikan termasuk Indonesia.
Editor: Grace El Dora
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now





