Jumat, 15 Mei 2026

Sejumlah Lembaga AS Minta Pekerjanya Abaikan Elon Musk

Penulis : Grace El Dora
26 Feb 2025 | 12:24 WIB
BAGIKAN
Elon Musk tidak memiliki kewenangan langsung untuk memecat pegawai federal AS. (Foto: Reuters)
Elon Musk tidak memiliki kewenangan langsung untuk memecat pegawai federal AS. (Foto: Reuters)

WASHINGTON, investor.id – Sejumlah lembaga pemerintah Amerika Serikat (AS) telah menyarankan pekerja mereka untuk saat ini mengabaikan tuntutan Elon Musk. Menurut laporan Bloomberg internasional, Musk bekerja untuk kantor efisiensi pemerintah (Department of Government Efficiency/ DOGE) namun kini mulai memecat para pegawai pemerintah.

Pentagon dan Departemen Kehakiman (DOJ) AS telah memberi tahu para pekerja untuk berhenti membalas surel pemerintahan dari Presiden AS Donald Trump, dengan alasan potensi jebakan hukum dan otonomi badan tersebut.

Sebaliknya, Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan pekan lalu mengubah keputusan setelah mengarahkan karyawan untuk menjawab pesan elektronik tersebut. Pihaknya memberi tahu para pegawai pemerintahan bahwa itu adalah surel yang sah.

ADVERTISEMENT

Badan tersebut mengatakan dalam panduan terbarunya, para pegawai harus "menjeda" aktivitas untuk menjawab pertanyaan tersebut dan akan memberikan panduan tambahan pekan ini. Sementara itu, manajer dari satu kelompok NASA memberi tahu karyawan bahwa mereka sedang mengerjakan panduan tentang cara menanggapi surel Trump dan Musk.

Berbagai tanggapan dari badan-badan pemerintah, termasuk yang dipimpin oleh orang-orang yang ditunjuk oleh Presiden Trump, telah menambah kebingungan dan kepanikan seputar arahan kepada lebih dari 2 juta pegawai federal.

Surel yang dikirim ke pegawai federal memerintahkan mereka untuk memberikan lima poin penting yang menjelaskan apa yang telah mereka capai minggu lalu.

"Kegagalan untuk menanggapi akan dianggap sebagai pengunduran diri," ucap Musk di platform X, tepat sebelum surel dikirim.

Arahan tersebut tidak membahas berbagai kerumitan hukum dan pragmatis. Tampaknya. Arahan itu mengindikasikan pemerintah dapat berhenti membayar sejumlah pegawai federal mulai dari pegawai layanan pos hingga lembaga pemasyarakatan, jika pembenaran email tentang pekerjaan mereka tidak dibuat.

Setidaknya lima pemimpin kantor DOJ dengan cepat menanggapi surel Musk dengan memberi tahu staf mereka untuk tidak merinci pekerjaan mereka sampai mereka menerima kejelasan lebih lanjut, lapor Bloomberg internasional mengutip orang-orang yang mengetahui situasi tersebut. Pengacara DOJ khawatir, langkah menjawab surel tersebut akan memicu pelanggaran etika.

Sebagai pegawai pemerintah khusus dan penasihat Trump, Elon Musk tidak memiliki wewenang langsung untuk memecat pegawai federal.

Departemen Pertahanan memberi tahu karyawannya untuk berhenti menanggapi surel.

"Departemen Pertahanan bertanggung jawab untuk meninjau kinerja personelnya dan akan melakukan peninjauan sesuai dengan prosedurnya sendiri," kata Darin Selnick, yang menjalankan tugas untuk Wakil Menteri Pertahanan untuk Personalia dan Kesiapan, dalam sebuah unggahan di platform X.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 13 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 24 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 28 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 1 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 1 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia