Jumat, 15 Mei 2026

Penyakit Misterius Tewaskan 50 Lebih Sepekan Terakhir

Penulis : Grace El Dora
26 Feb 2025 | 19:25 WIB
BAGIKAN
Dr. Tresor Wakilongo memeriksa perkembangan lesi kulit di telinga Innocent, yang menderita Mpox, di pusat perawatan di Munigi, menyusul kasus Mpox di wilayah Nyiragongo dekat Goma, provinsi Kivu Utara, Republik Demokratik Kongo pada 19 Juli 2024. Penyakit menular ini disebabkan virus cacar monyet, memicu ruam yang menyakitkan, pembengkakan kelenjar getah bening, dan demam. (Foto: REUTERS/Arlette Bashizi/File Photo)
Dr. Tresor Wakilongo memeriksa perkembangan lesi kulit di telinga Innocent, yang menderita Mpox, di pusat perawatan di Munigi, menyusul kasus Mpox di wilayah Nyiragongo dekat Goma, provinsi Kivu Utara, Republik Demokratik Kongo pada 19 Juli 2024. Penyakit menular ini disebabkan virus cacar monyet, memicu ruam yang menyakitkan, pembengkakan kelenjar getah bening, dan demam. (Foto: REUTERS/Arlette Bashizi/File Photo)

KINSHASA, investor.id – Penyakit tak dikenal baru-baru ini ditemukan pada tiga anak yang memakan kelelawar. Selama lima minggu terakhir hingga Rabu (26/2/2025), penyakit misterius ini telah menewaskan lebih dari 50 orang di Kongo barat laut, kata para ahli kesehatan.

Gejala yang muncul dari penyakit misterius ini meliputi demam, muntah, dan pendarahan dalam. Interval antara timbulnya gejala dan kematian pasien adalah 48 jam dalam banyak kasus.

"Itulah yang benar-benar mengkhawatirkan," kata Serge Ngalebato, direktur medis Rumah Sakit Bikoro, pusat pemantauan regional seperti dikutip Associated Press, Rabu.

ADVERTISEMENT

Gejala yang mirip "demam berdarah" ini umumnya terkait dengan virus mematikan yang diketahui seperti Ebola, demam berdarah, Marburg, dan demam kuning.

Penyakit Misterius Tewaskan 50 Lebih Sepekan Terakhir
Wabah di Republik Demokratik Kongo telah menewaskan 50 Lebih. (Sumber: AP)

Tetapi para peneliti telah mengesampingkan penyakit tersebut, berdasarkan pengujian belasan sampel yang dikumpulkan sejauh ini. Wabah penyakit terbaru di Republik Demokratik Kongo dimulai pada 21 Januari 2025, dengan 419 kasus tercatat dan 53 kematian.

Wabah itu dimulai di Desa Boloko, Kongo setelah tiga anak memakan kelelawar dan meninggal dalam waktu 48 jam, kantor Afrika dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Sudah lama ada kekhawatiran tentang penyakit yang menular dari hewan ke manusia di tempat-tempat di mana hewan liar biasa dimakan. Jumlah wabah semacam itu di Afrika telah melonjak lebih dari 60% dalam dekade terakhir, ungkap WHO pada 2022.

Setelah wabah kedua penyakit misterius itu dimulai di Desa Bomate pada 9 Februari 2025, sampel dari 13 kasus dikirim ke Institut Nasional untuk Penelitian Biomedis di ibu kota Kongo, Kinshasa, untuk pengujian, kata WHO. Semua sampel negatif untuk penyakit demam berdarah umum, meskipun beberapa dinyatakan positif malaria.

Tahun lalu, penyakit mirip flu misterius lainnya yang menewaskan puluhan orang di bagian lain Kongo dipastikan kemungkinan besar adalah malaria.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 9 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 13 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 51 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 55 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 2 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia