Jumat, 15 Mei 2026

Indonesia & China Rancang Arah Baru Kerja Sama

Penulis : Prisma Ardianto
21 Apr 2025 | 21:30 WIB
BAGIKAN
Menlu RI Sugiono dan Menlu RRT Wang Yi di sela-sela Dialog 2+2 di Beijing, China, pada Senin (21/4/2025). (Foto: Kemenlu)
Menlu RI Sugiono dan Menlu RRT Wang Yi di sela-sela Dialog 2+2 di Beijing, China, pada Senin (21/4/2025). (Foto: Kemenlu)

BEIJING, investor.id – Menteri Luar Negeri (Menlu) RI, Sugiono melakukan kunjungan kerja ke Beijing untuk melakukan sejumlah pertemuan dalam rangka memperkuat hubungan bilateral Republik Indonesia dengan Republik Rakyat Tiongkok (RRT) pada Senin (21/4/2025). Kunjungan ini sekaligus memperingati 75 tahun hubungan diplomatik kedua negara.

Salah satu agenda utama Menlu Sugiono di Beijing adalah untuk melakukan pertemuan 2+2 bersama-sama Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, dengan Menlu RRT Wang Yi dan Menhan RRT Dong Jun. Pertemuan ini merupakan format Dialog 2+2 pertama yang diadakan Indonesia dan China, sekaligus menjadi Dialog 2+2 tingkat Menteri pertama yang dimiliki oleh RRT dengan negara mitra mana pun.

Dalam dialog tersebut, para menteri memfokuskan pembahasan pada kerja sama politik, pertahanan, keamanan, serta isu-isu kawasan dan global yang menjadi kepentingan bersama, termasuk isu ekonomi terkini. Pertemuan itu disebut sebagai upaya merancang arah baru kerja sama dari kedua negara.

ADVERTISEMENT

“Dialog ini menjadi ruang strategis untuk menyamakan langkah, memperkuat rasa saling percaya, dan merancang arah baru kerja sama Indonesia-Tiongkok ke depan,” ujar Menlu Sugiono dalam keterangannya, pada Senin (21/4/2025).

Salah satu hasil utama dari pertemuan tersebut yaitu penandatanganan Nota Kesepahaman Pembentukan Comprehensive Strategic Dialogue (CSD) oleh Menlu Sugiono dan Menlu Wang Yi.

“Dengan CSD, kita bangun mekanisme bilateral yang lebih komprehensif dan lebih fokus dalam menjawab tantangan dan peluang kerja sama bilateral, dengan fokus pada lima pilar kerja sama, yaitu ekonomi, hubungan antar masyarakat, maritim, politik, dan keamanan,” jelas Sugiono.

Dalam pertemuan 2+2, Indonesia dan China sepakat meningkatkan kerja sama penegakan hukum, termasuk bantuan hukum timbal balik, pertukaran intelijen, serta koordinasi operasi dalam menanggulangi kejahatan transnasional, kejahatan siber, dan ekstremisme. Sementara sebagai bagian dari upaya membangun strategic trust, kedua negara sepakat membentuk mekanisme konsultasi bilateral baru di bidang perlucutan senjata, non-proliferasi, dan pengendalian senjata.

Di sektor maritim, Indonesia dan Tiongkok sepakat untuk meningkatkan kerja sama, termasuk dengan memperkuat koordinasi antara Bakamla dan China Coast Guard. “Kerja sama maritim harus memberi dampak nyata bagi rakyat dan berkontribusi bagi keamanan maritim kawasan,” ujar Menlu Sugiono.

Indonesia & China Rancang Arah Baru Kerja Sama
Menhan RI Sjafrie Sjamsoeddin, Menlu RI Sugiono, Menlu RRT Wang Yi, dan Menhan RRT Dong Jun di sela-sela Dialog 2+2 di Beijing, China, pada Senin (21/4/2025). (Foto: Kemenlu)

Dalam cakupan kawasan dan global, para Menlu dan Menhan dari kedua negara ikut menyoroti pentingnya mendorong agenda reformasi sistem multilateralisme agar lebih adil, representatif, dan inklusif. Masing-masing Menlu dan Menhan menegaskan komitmen untuk semakin memperkuat koordinasi dalam berbagai forum multilateral seperti Asean, BRICS, G20, dan PBB.

“Indonesia dan Tiongkok memiliki posisi strategis untuk mendorong sistem multilateralisme yang lebih setara. Kita juga perlu memastikan bahwa agenda reformasi tata kelola global yang berpihak pada kepentingan negara the Global South,” tegas Menlu Sugiono.

Kerja Sama yang Tak Sekadar Angka

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Macroeconomy 17 menit yang lalu

Fundamental Ekonomi Kuat, Masyarakat Jangan Panik

Pemerintah secara konsisten melakukan sejumlah pembenahan untuk memperkuat sumber pertumbuhan ekonomi domestik.
Market 49 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 60 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 2 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 2 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia