CATL Akan Jadi IPO Terbesar di Dunia Tahun Ini
HONG KONG, investor.id – Contemporary Amperex Technology Co Ltd (CATL) berencana untuk mencari setidaknya US$ 4 miliar (Rp 66,3 triliun) dari penawaran umum perdana (initial public offering/ IPO) saham di Hong Kong, menurut sumber yang mengetahui masalah tersebut. CATL akan jadi pencatatan IPO terbesar di dunia tahun ini.
Hasil akhirnya dapat meningkat menjadi US$ 5,3 miliar jika kesepakatan tersebut ditingkatkan dan greenshoe dilaksanakan, menurut sumber yang dikutip Bloomberg pada Rabu (14/5/2025), yang meminta untuk tidak disebutkan namanya karena informasinya tidak bersifat publik. Opsi-opsi ini kemungkinan akan dilaksanakan, kata mereka, seraya menambahkan prosesnya dimulai awal pekan ini.
Harga maksimum saham pembuat baterai kendaraan listrik (electric vehicle/ EV) di Hong Kong kemungkinan akan setara dengan penutupan 244,57 yuan (Rp 562.218) untuk saham CATL di Shenzhen pada Kamis (8/5/2025), kata orang-orang tersebut. Dilaporkan, diskusi masih berlangsung dan rencana bisa saja berubah.
Perwakilan CATL belum memberi tanggapan.
Dengan nilai lebih dari US$ 4 miliar, penawaran saham tersebut akan melipatgandakan hasil di pasar Hong Kong untuk listing tahun ini. Bloomberg Intelligence memrediksikan dana yang dikumpulkan akan melonjak hingga US$ 22 miliar.
Keuntungan besar tersebut didorong oleh perusahaan-perusahaan China yang melanjutkan rencana pencatatan mereka di pusat keuangan Asia tersebut, meskipun terjadi kekacauan yang disebabkan oleh tarif Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Sebelumnya, Trump telah menyebabkan banyak transaksi ditunda di Amerika dan Eropa.
CATL berencana untuk menjadikan transaksi tersebut sebagai penawaran "Reg S", kata orang-orang tersebut. Ini berarti saham tersebut tidak dapat dijual kepada investor dalam negeri AS, sehingga membatasi paparan CATL terhadap risiko hukum AS.
Menurut sumber itu, investor utama berkomitmen untuk memegang saham setidaknya selama enam bulan. Alokasi kepada investor tersebut diharapkan akan mencapai lebih dari setengah dari penjualan saham. Pencatatan CATL telah menarik minat dari sejumlah perusahaan termasuk Kuwait Investment Authority, perusahaan minyak milik negara China Sinopec, dan pengelola aset alternatif Hillhouse Investment, menurut sumber yang mengetahui masalah tersebut.
Editor: Grace El Dora
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now


