Jumat, 15 Mei 2026

Amerika Serikat Ikut Gempur Iran, Para Pemimpin Dunia Bereaksi

Penulis : Grace El Dora
22 Jun 2025 | 13:26 WIB
BAGIKAN
Presiden AS, Donald Trump dan Wakil Presiden JD Vance saat berada di Situation Room memimpin serangan Amerika Serikat ke Iran, Sabtu 21 Juni 2025, di Gedung Putih, Washington. (AP)
Presiden AS, Donald Trump dan Wakil Presiden JD Vance saat berada di Situation Room memimpin serangan Amerika Serikat ke Iran, Sabtu 21 Juni 2025, di Gedung Putih, Washington. (AP)

JAKARTA, investor.id – Para pemimpin dunia bereaksi terhadap pengumuman Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump pada Sabtu (21/6/2025) bahwa Amerika Serikat telah melakukan ‘serangan yang sangat sukses’ terhadap tiga situs nuklir di Iran, termasuk Fordo.

“Ini adalah momen bersejarah bagi Amerika Serikat, Israel, dan dunia. Iran sekarang harus menyetujui untuk mengakhiri perang ini,” tulis Donald Trump di Truth Social, yang dikutip CNBC.

Pengumuman yang sekaligus menandai bahwa Amerika Serikat resmi ikut menggempur Iran tersebut mendapat reaksi dari para pemimpin dunia.

ADVERTISEMENT

Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Antonio Guterres memperingatkan bahwa serangan AS terhadap Iran merupakan eskalasi berbahaya di kawasan yang sudah tidak stabil, yang menjadi ancaman serius bagi perdamaian dan keamanan global.

“Ada risiko yang meningkat bahwa konflik ini dapat dengan cepat menjadi tak terkendali – dengan konsekuensi yang sangat buruk bagi warga sipil, kawasan, dan dunia,” kata Guterres dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip oleh Reuters.

“Di saat yang genting ini, sangat penting untuk menghindari spiral kekacauan. Tidak ada solusi militer. Satu-satunya jalan ke depan adalah diplomasi. Satu-satunya harapan adalah perdamaian,” ujarnya.

PBB sangat mengutuk pemboman fasilitas nuklir Iran oleh AS, yang merupakan eskalasi berbahaya dari konflik di Timur Tengah. Agresi ini secara serius melanggar Piagam PBB dan hukum internasional serta menyeret umat manusia ke dalam krisis dengan konsekuensi yang tak dapat diubah.

Menteri Luar Negeri Venezuela, Yvan Gil juga mengutuk serangan tersebut dalam sebuah pesan di Telegram. “Venezuela mengutuk agresi militer AS terhadap Iran dan menuntut penghentian permusuhan secara segera. Venezuela secara tegas mengutuk pemboman yang dilakukan oleh militer Amerika Serikat, atas permintaan Israel, terhadap fasilitas nuklir di Republik Islam Iran, termasuk kompleks Fordow, Natanz, dan Isfahan,” tutur dia.

Begitu juga dengan Presiden Kuba, Miguel Diaz-Canel. Dia pun mengutuk serangan tersebut melalui platform media sosial X.

“Kami sangat mengutuk pemboman fasilitas nuklir Iran oleh AS, yang merupakan eskalasi berbahaya dari konflik di Timur Tengah. Agresi ini secara serius melanggar Piagam PBB dan hukum internasional serta menyeret umat manusia ke dalam krisis dengan konsekuensi yang tak dapat diubah,” sebut dia.

Secara terpisah, Kementerian Luar Negeri Meksiko menyerukan dialog diplomatik. Melalui platform X, Meksiko mendesak agar segera dilakukan dialog diplomatik demi perdamaian antara pihak-pihak yang terlibat dalam konflik di Timur Tengah.

“Sesuai dengan prinsip konstitusional kebijakan luar negeri kami dan keyakinan damai negara kami, kami mengulangi seruan untuk meredakan ketegangan di kawasan. Pemulihan hidup berdampingan secara damai di antara negara-negara di kawasan merupakan prioritas tertinggi,” jelas kementerian tersebut.

Sementara itu, Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu mengatakan bahwa keputusan berani Donald Trump akan mengubah sejarah.

Berbicara beberapa menit setelah serangan terjadi, Netanyahu berkata, “Presiden Trump dan saya sering mengatakan bahwa perdamaian melalui kekuatan. Kekuatan datang lebih dulu, lalu perdamaian menyusul. Dan, malam ini, Donald Trump dan Amerika Serikat bertindak dengan sangat kuat.”

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 14 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 18 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 1 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 2 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia