Sabtu, 4 April 2026

Hamas Siap Lepas Kekuasaan Gaza Namun Tetap Bagian Rakyat Palestina

Penulis : Grace El Dora
27 Sep 2025 | 17:08 WIB
BAGIKAN
Orang-orang membawa bendera Palestina saat berkumpul untuk aksi unjuk rasa mendukung Hamas di Istanbul, Turki, Sabtu (20/9/2025). (Foto: AP/ Francisco Seco)
Orang-orang membawa bendera Palestina saat berkumpul untuk aksi unjuk rasa mendukung Hamas di Istanbul, Turki, Sabtu (20/9/2025). (Foto: AP/ Francisco Seco)

ISTANBUL, investor.id – Hamas menyatakan bersedia menyerahkan pemerintahan Jalur Gaza, namun menegaskan mereka tetap menjadi bagian yang tak terpisahkan dari rakyat Palestina.

“Kami siap tidak memerintah Gaza, kami tidak keberatan,” kata pejabat senior Hamas Ghazi Hamad seperti dikutip CNN internasional, Sabtu (27/9/2025).

Ia menambahkan, eksistensi Hamas di dalam struktur rakyat Palestina tidak bisa diabaikan.

Advertisement

Sejak menguasai Gaza dari Otoritas Palestina (PA) yang dipimpin Fatah pada 14 Juni 2007, Hamas telah menjalankan pemerintahan hingga perang Gaza pecah pada Oktober 2023.

Pernyataan yang dikutip Anadolu ini muncul setelah Presiden AS Donald Trump mempresentasikan rencana 21 poin kepada para pemimpin Arab dan Muslim di sela Sidang Umum PBB ke-80 di New York, sebagai bagian dari pengaturan pasca perang untuk Gaza.

Menurut laporan Israel Channel 12, rencana Trump antara lain mencakup pembentukan pemerintahan Gaza tanpa Hamas, pembentukan pasukan keamanan gabungan Palestina dan negara-negara Arab-Muslim, serta pendanaan Arab-Islam untuk rekonstruksi, dengan keterlibatan terbatas dari PA. 

Trump dikabarkan mendesak para pemimpin mendukung rencana tersebut.

Adapun Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu tegas menyebut tujuan perang adalah membebaskan semua sandera, menghancurkan kemampuan militer sekaligus pemerintahan Hamas, dan memastikan Gaza tidak lagi menjadi ancaman. Pihaknya secara efektif menginginkan penghapusan peran Hamas.

Hamad juga menceritakan selamat dari serangan udara Israel di Qatar yang menurutnya “suatu keajaiban,” karena rudal menghantam di dekat lokasi mereka. 

Ia mengklaim pasukan Israel berusaha menyasar pihak yang terlibat negosiasi.

Pada 9 September 2025, Israel membom kepemimpinan Hamas di Doha. Hamas menyebut delegasi yang dipimpin Khalil al-Hayya selamat, namun kepala stafnya Jihad Lebed beserta putra al-Hayya yang bernama Hammam dan tiga ajudan tewas.

Ketika ditanya tentang proposal AS yang meminta Hamas membebaskan semua sandera, hidup dan mati, sebagai imbalan pembebasan ribuan tahanan Palestina dan gencatan senjata segera, Hamad mengatakan bahwa mereka menghendaki kesepakatan menyeluruh untuk mengembalikan semua sandera dalam 24 jam, tetapi Israel menolak.

Dirinya membantah tuduhan sandera dijadikan tameng manusia. Sayap militer Hamas, Brigade Qassam, memperingatkan operasi darat Israel saat ini memperbesar risiko terhadap sandera.

Menurut otoritas Israel, sebanyak 48 sandera masih berada di Gaza, termasuk sekitar 20 yang diyakini masih hidup. Sementara itu, lebih dari 11.100 warga Palestina ditahan di penjara Israel, di mana kelompok HAM menyebut banyak mengalami penyiksaan, kelaparan, dan kelalaian medis.

Lebih dari 65.500 warga Palestina, sebagian besar wanita dan anak-anak, tewas di Gaza sejak Oktober 2023 akibat perang genodisa Israel.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 24 menit yang lalu

Strategi Trisula (TRIS) Genjot Kinerja 2026

PT Trisula International Tbk (TRIS) menyiapkan strategi untuk memacu kinerja perusahaan pada tahun 2026.
Business 25 menit yang lalu

Perkuat Kapasitas Serapan, Bulog akan Bangun 100 Gudang Penyimpanan Baru

Perum Bulog akan menambah 100 gudang penyimpanan untuk memperkuat infrastruktur pascapanen dan meningkatkan kapasitas serapan petani.
National 46 menit yang lalu

Presiden Prabowo akan Sambut Kedatangan 3 Jenazah Prajurit TNI dari Lebanon

Presiden Prabowo dijadwalkan menyambut kedatangan tiga jenazah prajurit TNI yang gugur saat menjalankan misi perdamaian di Lebanon.
International 48 menit yang lalu

Enam Minggu Perang, Ribuan Nyawa Melayang dan 3 TNI Gugur

Update korban perang Timur Tengah: 3.500 tewas di Iran, 13 tentara AS gugur, dan 3 prajurit TNI Indonesia tewas saat tugas PBB di Lebanon.
Business 1 jam yang lalu

Perum Bulog Catat Stok Beras  4,4 Juta Ton, Lampaui Target 2026

Perum Bulog mencatat stok beras nasional 4,4 juta ton melebihi target serapan sebesar 4 juta ton. Swasembada pangan optimistis tercapai.
International 1 jam yang lalu

Trump Usulkan ’Golden Dome’ dan Anggaran Perang Rp 25,5 Kuadriliun

Presiden Trump usulkan anggaran militer AS 2027 US$ 1,5 triliun. Fokus pada sistem pertahanan Golden Dome dan pangkas dana domestik.

Tag Terpopuler


Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia