Minggu, 5 April 2026

Tensi Memanas, Trump Sebut Pergantian Kekuasaan di Iran Jadi Opsi Terbaik

Penulis : Grace El Dora
14 Feb 2026 | 18:18 WIB
BAGIKAN

WASHINGTON, investor.id – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump secara terbuka menyatakan bahwa pergantian kekuasaan di Iran akan menjadi "hal terbaik yang bisa terjadi." Pernyataan ini muncul di tengah pertimbangan serius pemerintah AS untuk mengambil tindakan militer terhadap Teheran.

Trump menyampaikan hal tersebut usai mengunjungi pasukan di Ft. Bragg, North Carolina, Jumat (13/2/2026) waktu setempat, seperti dikutip Associated Press, Sabtu (14/2/2026). Pada hari yang sama, ia mengonfirmasi pengerahan gugus tempur kapal induk kedua ke Timur Tengah sebagai sinyal peringatan keras bagi Republik Islam tersebut.

Misi Lebih dari Sekadar Nuklir

Meskipun Trump sebelumnya memprioritaskan pengurangan program nuklir Iran, ia kini mensyaratkan konsesi yang lebih luas. Langkah ini sejalan dengan desakan Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu, yang menginginkan kesepakatan apa pun mencakup penghentian program rudal balistik Iran serta penghentian pendanaan bagi kelompok proksi seperti Hamas dan Hizbullah.

ADVERTISEMENT

"Jika kita melakukannya (serangan), target program nuklir hanyalah bagian kecil dari misi tersebut," tegas Trump. Saat ini, Iran dilaporkan telah memperkaya uranium hingga kemurnian 60%, hanya selangkah teknis menuju level senjata nuklir.

Dua Kapal Induk Mengepung Teheran

AS kini mengerahkan USS Gerald R. Ford, kapal perang induk terbesar di dunia, untuk bergabung dengan USS Abraham Lincoln yang sudah berada di kawasan tersebut. Kehadiran dua kapal induk ini akan melipatgandakan jumlah pesawat jet tempur dan amunisi yang siap sedia di lepas pantai Iran.

"Jika kita tidak mencapai kesepakatan, kita akan membutuhkannya (kekuatan militer)," ujar Trump. Meski begitu, ia masih menyisakan ruang diplomasi kecil.

"Berikan kami kesepakatan yang seharusnya mereka berikan sejak awal. Jika kesepakatannya tepat, kami tidak akan melakukan serangan," kata dia.

Tekanan Internal di Teheran

Situasi di dalam negeri Iran sendiri sedang bergejolak. Rakyat Iran mulai mengadakan upacara peringatan 40 hari bagi ribuan korban yang tewas dalam tindakan keras pemerintah terhadap protes nasional bulan lalu. Hal ini menambah beban bagi rezim Ayatollah Ali Khamenei yang sudah terhimpit sanksi ekonomi.

Namun, pengerahan kapal induk dalam jangka panjang ini juga menimbulkan kekhawatiran di internal militer AS. Pejabat tinggi Angkatan Laut AS mencatat penugasan yang terlalu lama akan mengganggu jadwal pemeliharaan kapal dan kesejahteraan awak kapal yang sudah bertugas selama hampir delapan bulan.

Sejarah Perseteruan dan Doktrin Maximum Pressure

Hubungan diplomatik antara Amerika Serikat dan Iran telah terputus sejak Revolusi Islam 1979 dan krisis sandera di Iran. Sejak saat itu, Iran dianggap oleh AS sebagai aktor destabilisasi utama di Timur Tengah melalui dukungan terhadap kelompok militan dan pengembangan teknologi nuklir.

Pemerintahan Trump, baik pada periode pertama maupun saat ini, konsisten menerapkan doktrin Tekanan Maksimal (Maximum Pressure). Doktrin ini bertujuan melumpuhkan ekonomi Iran melalui sanksi berat agar pihak Iran 55bersedia merundingkan kesepakatan baru yang jauh lebih ketat dari JCPOA 2015.

Eskalasi militer yang terjadi saat ini merupakan kelanjutan dari serangan udara AS terhadap situs nuklir Iran tahun lalu, yang hingga kini belum membuahkan solusi diplomatik permanen. Situasi ini menempatkan kawasan Timur Tengah pada ambang konflik terbuka yang dapat berdampak langsung pada stabilitas harga energi global.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 1 jam yang lalu

Prabowo dan SBY Lepas Jenazah 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon

Presiden Prabowo dan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono turut melepas tiga prajurit TNI yang gugur di Lebanon untuk dimakamkan.
InveStory 1 jam yang lalu

Inspiratif! Rayyan Shahab Diterima 15 Kampus Top Dunia Tanpa Kursus Bahasa Inggris

Siswa MAN IC Pekalongan, Ahmad Ali Rayyan Shahab mencatat prestasi luar biasa. Di usia 17 tahun dia diterima 15 kampus dunia.
Business 1 jam yang lalu

Private AI Bantu Dunia Bisnis Kurangi Risiko 

- Tekanan terhadap perusahaan Indonesia saat ini terasa dari dua arah sekaligus. Di satu sisi, semua orang bicara soal AI, mulai dari chatbot, analitik prediktif, sampai agen AI yang bisa mengotomatisasi proses bisnis.
Business 2 jam yang lalu

MPMX Raih Laba Bersih Rp 462 Miliar pada 2025

PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX), perusahaan konsumer  otomotif dan transportasi di Indonesia hari ini melaporkan hasil kinerja keuangan  untuk tahun buku 2025 yang telah diaudit. Perseroan tetap mempertahankan fundamental  bisnis yang solid di tengah dinamika kondisi pasar.  
Market 4 jam yang lalu

Pizza Hut (PZZA) Balikkan Rugi Jadi Laba

PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA) membalikkan kinerja keuangan pada 2025 dengan mencetak laba bersih tahun berjalan sebesar Rp 24,75 miliar.
National 5 jam yang lalu

Jenazah Prajurit TNI Gugur dalam Misi Perdamaian UNIFIL Tiba di Indonesia

Tiga jenazah prajurit TNI yang gugur jalankan tugas di Lebanon tiba di tanah air dan dijadwalkan akan diterima Presiden Prabowo Subianto.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia