Minggu, 21 Juni 2026

Pengamat: Prabowo ke Rusia dan Prancis Mau Damaikan Blok Barat dan Non-Barat

Penulis : Grace El Dora
15 Apr 2026 | 09:12 WIB
BAGIKAN
Setibanya di Istana Elysee, Presiden Prabowo disambut secara resmi oleh Presiden Macron beserta pasukan kehormatan. (Foto: Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden)
Setibanya di Istana Elysee, Presiden Prabowo disambut secara resmi oleh Presiden Macron beserta pasukan kehormatan. (Foto: Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden)

JAKARTA, investor.id – Kunjungan maraton Presiden Prabowo Subianto ke dua kekuatan besar dunia, Rusia dan Prancis, mendapat sorotan tajam dari para ahli hubungan internasional. Langkah ini dinilai sebagai penegasan posisi Indonesia sebagai bridge builder atau "jembatan penghubung" di tengah polarisasi global yang kian tajam.

Pengamat Hubungan Internasional dari Universitas Airlangga Probo Darono Yakti menyebut, kunjungan ini merupakan bentuk diplomasi strategis untuk menjaga komunikasi antara blok Barat dan non-Barat.

"Indonesia mencoba menekankan perannya sebagai bridge builder. Kunjungan ke Rusia merepresentasikan kedekatan dengan aktor non-Barat, sementara Prancis adalah representasi kekuatan utama dalam orbit Barat, Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO), dan Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB)," ujar Probo seperti dikutip ANTARA, Selasa (14/4/2026).

Menurutnya, peran aktif ini sangat krusial untuk mengelola perbedaan kepentingan, mengurangi ketegangan, serta menciptakan ruang dialog bagi pihak-pihak yang berseberangan.

ADVERTISEMENT

Langkah Presiden Prabowo ini disebut sebagai diplomasi "ulang-alik". Setelah menghabiskan waktu lima jam berdiskusi intensif dengan Presiden Vladimir Putin di Moskow, Prabowo langsung bertolak ke Paris untuk menemui Presiden Emmanuel Macron di Istana Élysée.

Langkah ini juga dipandang sebagai upaya penyeimbang setelah Indonesia resmi menjadi bagian dari Board of Peace (BoP). "Ini adalah upaya memediasi, memfasilitasi, dan mengorkestrasi interaksi antarpihak yang bersitegang," tambah Probo.

Penguatan Kerja Sama Strategis

Selain misi perdamaian, kunjungan ke Rusia membuahkan kesepakatan signifikan di sektor Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) serta program hilirisasi. Sementara itu, di Paris, agenda utama Presiden Prabowo adalah pertemuan empat mata dengan Macron untuk memperluas kerja sama yang berdampak langsung pada pembangunan nasional.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, yang mendampingi presiden, mengonfirmasi pertemuan di kedua negara tersebut bertujuan untuk memperkuat fondasi kemitraan di berbagai bidang strategis demi kepentingan nasional.

Konsep bridge builder atau pembangun jembatan merupakan manifestasi modern dari prinsip politik luar negeri Indonesia yang "Bebas Aktif". Sejak era KAA 1955, Indonesia konsisten menolak memihak pada salah satu blok kekuatan besar, namun tetap aktif berkontribusi dalam mencari solusi atas konflik global.

Dalam konteks 2026, peran ini menjadi semakin vital mengingat dunia sedang menghadapi tantangan geopolitik yang kompleks, mulai dari ketegangan di Eropa Timur hingga dinamika di Timur Tengah.

Dengan posisi Indonesia sebagai anggota Board of Peace (BoP) dan kekuatan ekonomi baru, diplomasi "ulang-alik" yang dilakukan Presiden Prabowo berfungsi untuk memastikan Indonesia tidak hanya menjadi penonton, tetapi menjadi aktor kunci yang mampu menjembatani kepentingan Barat (Prancis/ NATO) dan non-Barat (Rusia/ BRICS) demi terciptanya stabilitas keamanan dan ekonomi dunia.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 1 menit yang lalu

BBCA Dijagokan Lagi, Dana Besar Masuk

Saham BBCA (BCA) kembali dijagokan untuk perdagangan selanjutnya. Target harga saham BBCA tinggi. Dana besar masuk!
Business 29 menit yang lalu

KEK Industropolis Batang Jadi Magnet Investasi Global, Pimpin Transisi Industri Hijau

KEK Industropolis Batang jadi magnet investasi global, yang berada di jalur tepat untuk memimpin transisi industri hijau di Asia Tenggara.
Market 1 jam yang lalu

BERITA POPULER: Saham Murah BMRI Diserok hingga Rencana MSCI 23 Juni

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari saham murah BMRI diserok hingga rencana MSCI pada 23 Juni soal status pasar modal Indonesia.
International 6 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
National 7 jam yang lalu

Ilmuwan Peringatkan Konsekuensi Besar El Nino bagi Cuaca Global

Fenomena El Niño resmi tiba! Ilmuwan peringatkan potensi kekeringan parah dari Indonesia hingga Amazon serta ancaman rekor suhu terpanas.
Lifestyle 7 jam yang lalu

Devin/Faathir Raih Final Perdana BWF Super 300 di Macau Open 2026, Hasil Nyata Pembinaan Berkelanjutan

Capaian ini menandai perkembangan signifikan pasangan muda yang selama ini disiapkan sebagai bagian dari regenerasi bulu tangkis Nasional.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia