Minggu, 21 Juni 2026

Menhan Jepang dan Menhan RI Teken Kerja Sama Pertahanan Baru

Penulis : Basudiwa Supraja
4 Mei 2026 | 14:51 WIB
BAGIKAN
Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin (kanan) dan Menteri Pertahanan Jepang Shinjiro Koizumi (kiri) saat menggelar joint statement di Kantor Kementerian Pertahanan Jakarta Pusat, Senin (4/5/2026) (Foto: ANTARA/ Walda Marison)
Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin (kanan) dan Menteri Pertahanan Jepang Shinjiro Koizumi (kiri) saat menggelar joint statement di Kantor Kementerian Pertahanan Jakarta Pusat, Senin (4/5/2026) (Foto: ANTARA/ Walda Marison)

JAKARTA, investor.id – Menteri Pertahanan RI, Sjafrie Sjamsoeddin, bersama Menteri Pertahanan Jepang Shinjiro Koizumi resmi menandatangani kesepakatan kerja sama pertahanan baru dalam rangkaian agenda “Defence Minister Meeting 2026”. Langkah ini diambil guna memperkuat stabilitas kawasan di tengah meningkatnya tensi konflik global.

Menteri Koizumi mendarat di Bandara Halim Perdanakusuma pada Senin (4/5/2026) pukul 09.30 WIB, setelah sebelumnya menjalani rangkaian kegiatan awal dan jamuan makan malam resmi di Bali bersama Menhan Sjafrie.

Dalam pernyataan bersamanya di Kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta Pusat, Koizumi menekankan bahwa kerja sama dengan Indonesia sangat strategis, terutama karena kedua negara memiliki kesamaan karakter sebagai negara kepulauan.

"Kesamaan nilai-nilai dasar ini akan memberikan kontribusi besar bagi perdamaian dan stabilitas, tidak hanya bagi kedua negara tetapi juga kawasan secara keseluruhan," ujar Koizumi.

ADVERTISEMENT

Kedua belah pihak menyepakati penguatan kerja sama pada sejumlah poin krusial, di antaranya:

- Keamanan Maritim: Perlindungan jalur laut dan kedaulatan wilayah perairan.

- Latihan Militer Bersama: Peningkatan kapasitas personel TNI dan Pasukan Bela Diri Jepang.

- Industri Pertahanan: Pengembangan Alat Utama Sistem Senjata (Alutsista) dan transfer teknologi pertahanan.

- Misi Kemanusiaan: Kerja sama dalam penanggulangan bencana alam.

Dorong Transfer Teknologi

Menhan Sjafrie Sjamsoeddin menegaskan bahwa Indonesia menyambut baik kemitraan yang bersifat substantif dan saling menguntungkan ini. Menurutnya, fokus utama Indonesia adalah memastikan adanya peningkatan kualitas industri pertahanan dalam negeri melalui transfer teknologi.

"Kami sepakat untuk mendorong kerja sama substantif di bidang industri pertahanan dengan tetap memperhatikan kepentingan nasional masing-masing," tegas Sjafrie usai pertemuan tertutup di Aula Bhinneka Tunggal Ika.

Pertemuan ini dihadiri oleh jajaran petinggi Kemhan RI, termasuk Dirjen Strategi Pertahanan dan Kepala Badan Logistik Pertahanan, yang menandakan keseriusan kedua negara dalam mengimplementasikan Defence Cooperation Arrangement (DCA) yang baru diteken tersebut.

Hubungan diplomatik antara Indonesia dan Jepang telah memasuki babak baru yang lebih intensif di sektor pertahanan. Sebagai dua kekuatan ekonomi besar di Asia, kedua negara memiliki kepentingan yang sama dalam menjaga ketertiban berbasis hukum di kawasan Indo-Pasifik, terutama di jalur-jalur pelayaran strategis.

Sejak beberapa tahun terakhir, Jepang telah menggeser kebijakan pertahanannya menjadi lebih proaktif, termasuk dalam hal ekspor teknologi militer dan dukungan pembangunan kapasitas kepada negara-negara mitra di Asia Tenggara.

Bagi Indonesia, kerja sama ini bukan sekadar upaya modernisasi alutsista, melainkan langkah strategis untuk mengurangi ketergantungan pada satu sumber teknologi militer tertentu serta memperkuat posisi tawar Indonesia sebagai poros maritim dunia di tengah ketidakpastian geopolitik global dan krisis energi yang sedang berlangsung.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 10 menit yang lalu

BBCA Dijagokan Lagi, Dana Besar Masuk

Saham BBCA (BCA) kembali dijagokan untuk perdagangan selanjutnya. Target harga saham BBCA tinggi. Dana besar masuk!
Business 38 menit yang lalu

KEK Industropolis Batang Jadi Magnet Investasi Global, Pimpin Transisi Industri Hijau

KEK Industropolis Batang jadi magnet investasi global, yang berada di jalur tepat untuk memimpin transisi industri hijau di Asia Tenggara.
Market 1 jam yang lalu

BERITA POPULER: Saham Murah BMRI Diserok hingga Rencana MSCI 23 Juni

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari saham murah BMRI diserok hingga rencana MSCI pada 23 Juni soal status pasar modal Indonesia.
International 6 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
National 7 jam yang lalu

Ilmuwan Peringatkan Konsekuensi Besar El Nino bagi Cuaca Global

Fenomena El Niño resmi tiba! Ilmuwan peringatkan potensi kekeringan parah dari Indonesia hingga Amazon serta ancaman rekor suhu terpanas.
Lifestyle 7 jam yang lalu

Devin/Faathir Raih Final Perdana BWF Super 300 di Macau Open 2026, Hasil Nyata Pembinaan Berkelanjutan

Capaian ini menandai perkembangan signifikan pasangan muda yang selama ini disiapkan sebagai bagian dari regenerasi bulu tangkis Nasional.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia