Minggu, 21 Juni 2026

Napak Tilas Gua Hira di Jabal Nur

Penulis : Euis Rita Hartati
18 Jun 2026 | 20:39 WIB
BAGIKAN
Sejumlah umat Islam berdoa dan menikmati suasana fajar saat menziarahi ua Hira di Puncak Jabal Nur, Makkah, Arab Saudi,Kamis (18/6/2026). Gua  Hira yang berada di ketinggian 640 meter di atas permukaan laut tersebut merupakan tempat bersejarah dimana Nabi Muhammad SAW melalui Malaikat Jibril dan menjadi salah satu destinasi ziarah spiritual utama bagi jemaah dari berbagai negara di sela pelaksanaan ibadah haji maupun umrah (ANTARA FOTO/Citro Atmoko/MCH 2026)
Sejumlah umat Islam berdoa dan menikmati suasana fajar saat menziarahi ua Hira di Puncak Jabal Nur, Makkah, Arab Saudi,Kamis (18/6/2026). Gua Hira yang berada di ketinggian 640 meter di atas permukaan laut tersebut merupakan tempat bersejarah dimana Nabi Muhammad SAW melalui Malaikat Jibril dan menjadi salah satu destinasi ziarah spiritual utama bagi jemaah dari berbagai negara di sela pelaksanaan ibadah haji maupun umrah (ANTARA FOTO/Citro Atmoko/MCH 2026)

MAKKAH, investor.id - Waktu menunjukkan hampir pukul 4 dini hari waktu Arab Saudi. Fajar belum sepenuhnya menyingsing ketika langkah demi langkah mulai menapaki anak tangga menuju puncak Jabal Nur, Kamis (18/6/2026). Udara Makkah yang masih sejuk menyambut perjalanan menuju salah satu tempat paling bersejarah dalam peradaban Islam, yakni Gua Hira, lokasi Rasulullah SAW menerima wahyu pertama dari Allah SWT melalui Malaikat Jibril.

Bagi jutaan umat Islam di dunia, Gua Hira bukan sekadar ruang sempit di lereng gunung. Tempat ini menjadi titik awal turunnya risalah kenabian yang mengubah sejarah manusia. Di sinilah, pada 17 Ramadan sekitar tahun 610 Masehi, Nabi Muhammad SAW yang saat itu berusia 40 tahun menerima wahyu pertama berupa Surat Al-Alaq ayat 1-5.

Peristiwa tersebut berlangsung dalam suasana yang penuh keagungan sekaligus menggetarkan. Dalam berbagai riwayat disebutkan, Rasulullah SAW mengalami kegelisahan dan ketakutan luar biasa sebelum menerima wahyu pertama hingga tubuh beliau menggigil.


Gua Hira berada di puncak Jabal Nur yang menjulang sekitar 634 meter di atas dataran pemukiman Makkah. Dari ketinggian itu, hamparan Kota Makkah terlihat jelas. Tower Zamzam Masjidil Haram tampak berdiri megah di tengah kota yang dikelilingi perbukitan batu khas Tanah Haram.

Lokasi Jabal Nur berada sekitar empat kilometer di sebelah timur Masjidil Haram. Meski jaraknya tidak terlalu jauh, perjalanan menuju puncak tetap membutuhkan tenaga dan kesabaran.

Pada Kamis dini hari, tim Media Center Haji (MCH) Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi yang berjumlah 17 orang berkesempatan menapaki jalur bersejarah tersebut. Setapak demi setapak anak tangga dilalui hingga akhirnya mencapai kawasan puncak dan Gua Hira yang berukuran relatif kecil.

Sepanjang perjalanan, rombongan bertemu dengan ratusan jemaah dari berbagai negara. Tidak hanya jemaah Indonesia, tetapi juga peziarah asal Pakistan, India, Bangladesh, Mesir, Afrika hingga Turki yang memiliki tujuan sama, mengenang jejak perjuangan Rasulullah SAW.

Perjalanan menuju puncak memakan waktu sekitar satu setengah jam. Bagi mereka yang tidak terbiasa berjalan jauh atau mendaki, medan ini cukup menguras tenaga. Namun keinginan untuk menyaksikan langsung lokasi turunnya wahyu pertama membuat semangat para jemaah tetap terjaga.

"Ayo sebentar lagi kita sampai Gua Hira," ujar ketua rombongan MCH, Abdul Kholik menyemangati tim MCH yang lain.

Berbeda dengan kondisi berabad-abad lalu, jalur menuju Gua Hira kini telah ditata lebih baik. Anak tangga tersusun rapi dan sejumlah selter peristirahatan tersedia di beberapa titik. Para pedagang juga banyak menawarkan air minum, makanan ringan, hingga aneka suvenir khas Makkah bagi para peziarah yang beristirahat sejenak sebelum melanjutkan pendakian.

Sesampainya di area puncak Jabal Nur, rombongan MCH sempat melaksanakan Salat Subuh berjamaah sebelum melanjutkan perjalanan menuju Gua Hira. Dari titik ini, panorama Kota Makkah tampak begitu memukau, menghadirkan suasana yang membuat banyak orang larut dalam perenungan.

Pengalaman yang sama disampaikan jemaah haji Indonesia asal Nganjuk, Jawa Timur, Ali Mukti. Dia menjadi salah satu dari ratusan peziarah yang berhasil mencapai Gua Hira. Bersama rombongannya, ia memulai perjalanan menuju Jabal Nur sekitar pukul 01.00 Waktu Arab Saudi (WAS) dan tiba di puncak satu jam kemudian. Setengah jam lebih cepat.

Meski medan pendakian cukup menantang, Ali meyakini siapa saja dapat mencapai Gua Hira selama memiliki niat yang kuat serta mempersiapkan diri dengan baik. Menurutnya, kondisi fisik yang prima dan bekal makanan maupun minuman yang cukup menjadi faktor penting untuk menunjang perjalanan menuju lokasi bersejarah tersebut.

"Innamal a'malu binniyat dan selawat Shollu ala Sayyidina Muhammad," ujarnya mengutip salah satu hadis dan berselawat.

ADVERTISEMENT

Editor: Euis Rita Hartati

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


International 4 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
National 4 jam yang lalu

Ilmuwan Peringatkan Konsekuensi Besar El Nino bagi Cuaca Global

Fenomena El Niño resmi tiba! Ilmuwan peringatkan potensi kekeringan parah dari Indonesia hingga Amazon serta ancaman rekor suhu terpanas.
Lifestyle 5 jam yang lalu

Devin/Faathir Raih Final Perdana BWF Super 300 di Macau Open 2026, Hasil Nyata Pembinaan Berkelanjutan

Capaian ini menandai perkembangan signifikan pasangan muda yang selama ini disiapkan sebagai bagian dari regenerasi bulu tangkis Nasional.
International 5 jam yang lalu

Proyek Ambisius AI Kuras Kas, Investor Pantau Pasar Obligasi

Pembangunan pusat data AI kuras kas perusahaan teknologi. Investor kini wajib pantau suku bunga The Fed dan pasar obligasi global.
Business 5 jam yang lalu

Red Hat Dukung Pengembangan Agentic AI

Red Hat, penyedia solusi open source , baru-baru ini mengumumkan langkah inovatif yang signifikan pada portofolio  Red Hat AI untuk membantu menjembatani kesenjangan antara eksperimen AI dan kendali operasional di tingkat produksi.
International 5 jam yang lalu

Serangan Israel Tewaskan 16 di Lebanon, Dialog AS-Iran di Ujung Tanduk

Gencatan senjata rapuh, serangan Israel tewaskan 16 orang di Lebanon. Masa depan dialog damai nuklir AS-Iran kini kian terancam.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia