Jumat, 15 Mei 2026

26 Juta Data Pelanggan Indihome Dijual Rp 470.000, Ternyata Tidak Valid

Penulis : Herman
22 Aug 2022 | 17:55 WIB
BAGIKAN
Senior Vice President Corporate Communication and Investor Relations Telkom Ahmad Reza (tengah) dalam konferensi pers di gedung Telkom, Jakarta, 22 Agustus 2022.(BSMH/Herman)
Senior Vice President Corporate Communication and Investor Relations Telkom Ahmad Reza (tengah) dalam konferensi pers di gedung Telkom, Jakarta, 22 Agustus 2022.(BSMH/Herman)

JAKARTA, investor.id – PT Telkom Indonesia (Telkom) memastikan tidak ada kebocoran data pelanggan Indihome. Dari hasil investigasi Telkom, data yang diklaim sebagai data pelanggan Indihome merupakan hasil fabrikasi atau rekayasa. Untuk membuktikan kebenaran klaim tersebut, pihak Telkom membeli data yang ditawarkan itu dengan harga 0,009478 bitcoin atau sekitar Rp 470.000. Hal inilah yang menimbulkan kecurigaan pihak Telkom.

“Rp 470.000 untuk data sebanyak 26 juta, kasihan masyarakat. Tidak seperti itu juga menjual data. Data itu nggak semudah itu diambil orang, data juga sangat diproteksi institusi. Karena harganya Rp 400.000-an, kami bisa lihat kualitas datanya seperti apa. Hanya saja mungkin ada ketakutan di masyarakat,” kata Senior Vice President Corporate Communication and Investor Relations Telkom Ahmad Reza dalam konferensi pers di gedung Telkom, Jakarta, Senin (22/8/2022).

Reza merinci, pada Minggu, 21 Agustus 2022 mulai ditemukan adanya dugaan kebocoran data pelanggan Indihome yang dipublikasikan di forum breached.to dengan judul thread “Telkom Indonesia (INDIHOME) Customer’s Browsing History 26M”. User dengan nama Bjorka mengunggah file archive sebesar 4,5 GB berisi data browser history dan data pribadi yang diklaim dibobol pada Agustus 2022. Data yang dijual terdiri dari 26.730.797 record.

Dari hasil investigasi yang dilakukan Telkom, Reza mengungkapkan tidak terdapat record yang mengandung ID Indihome yang valid. Telkom juga tidak menggunakan email @telkom.net baik untuk kepentingan perusahaan maupun sebagai fitur atau layanan bagi pelanggan. Format @telkom.net digunakan Telkom sebagai realm/domain userid Indihome.

ADVERTISEMENT

Reza juga menegaskan, tidak ada sistem di Telkom yang menyimpan browsing history dan data pribadi secara berdampingan.

“Jadi kesimpulannya, tidak ada sistem yang di-breach. Dapat diduga data yang dipublikasikan di forum adalah hasil fabrikasi,” tegas Reza.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Macroeconomy 23 menit yang lalu

Fundamental Ekonomi Kuat, Masyarakat Jangan Panik

Pemerintah secara konsisten melakukan sejumlah pembenahan untuk memperkuat sumber pertumbuhan ekonomi domestik.
Market 55 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 1 jam yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 2 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 2 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia