Anies Baswedan Apresiasi Langkah Gesit RS Siloam Mampang Tangani Covid-19
16 Sep 2022 | 14:53 WIB
JAKARTA, investor.id - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan bahwa RS Siloam Mampang adalah salah satu tempat bersejarah dalam penanganan pandemi Covid-19 Jakarta.
RS Siloam Mampang mulai beroperasi pada 2020 tepat di awal masa pandemi sebagai upaya tanggap darurat penanganan Covid-19 bersama pemerintah, khususnya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Selama dua tahun masa pandemi, ratusan nyawa telah terselamatkan dan RS Siloam Mampang menjadi salah satu rumah sakit rujukan Covid-19 pilihan.
“Barangkali inilah rumah sakit swasta pertama yang digunakan untuk merawat pasien Covid,” kata Anies Baswedan dalam sambutannya pada Relaunching RS Siloam Mampang, Jumat (16/9/2022).
Acara itu dihadiri selain pendiri Yayasan Pendidikan Pelita Harapan James T Riady dan Wakil Presiden Direktur Siloam Hospitals Caroline Riady, juga jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, Ketua Dewan Pengawasn BPJS Prof. Abdul Kadir, serta Wali Kota Jakarta Selatan Munjirin.
Peran RS Siloam Mampang dalam penanganan Covid-19 Jakarta dituturkan kembali oleh Anies dalam kilas balik secara detail karena Gubernur DKI Jakarta ini mengikuti sejak awal pendiriannya.
Ketika itu pusat perbelanjaan Lippo Plaza Mampang untuk sementara diliburkan sesuai imbauan pemerintah untuk membatasi kerumunan massa demi mencegah penyebaran virus corona. Sebagian area pusat perbelanjaan di Jalan Mampang Prapatan Raya, Jakarta Selatan tersebut kemudian diubah menjadi rumah sakit khusus pasien Covid-19.
Pada awal pandemi, Anies mengenang, RS Siloam Mampang ketika itu masih dalam proses pembangunan. Ia datang bersama tim Siloam Hospitals tengah malam, sekitar pukul 22.00 WIB. Kondisinya masih kosong. Kafe dan resto dibongkar semua untuk dijadikan ruang perawatan.
“Itu semua dikerjakan dalam senyap sunyi. Tidak terlihat dari luar bahwa di tempat ini dipersiapkan tempat untuk mengantisipasi (lonjakan pasein Covid-19) karena kita belum dalam situasi bisa mengonversi semua. Kita perlu tempat untuk menampung (pasien),” kata Anies.
Anies Baswedan ketika itu menekankan yang terpenting adalah mengerjakan secara cepat, tepat, benar serta berani. Jangan takut. “Jangan khawatir atas apa yang dikatakan orang hari ini tapi pikirkanlah apa yang dikatakan sejarawan besok. Sejarawan akan melihat apa yang terjadi pada 2020 dengan catatan yang lengkap,” kata mantan Mendikbud ini.
Singkat cerita, pusat perbelanjaan itu dikonversi menjadi tempat pelayanan Covid-19 dengan standard operating procedure (SOP) baru yang diadopsi dari berbagai tempat.
Anies mengaku bersyukur di Jakarta, pada awal pandemi, ada tempat di mana label atau namanya belum ada tapi upaya penyelamatan sudah nyata dilakukan. Untuk kenyataan dan upaya mulia ini Anies mengajak hadirin dalam acara itu, bertepuk tangan.
“Tentu saja ada masalah administratif terkait pendirian sebuah rumah sakit. Namun hal itu kemudian dilengkapi semua. Tapi intinya adalah penyelamatan, penyelamatan, dan penyelamatan. Karena (penyelamatan) itu adalah perintah Konstitusi nomor satu. Kita pernah disumpah melindungi setiap tumpah darah Indonesia,” katanya.
“Kita bersyukur pada masa awal pandemi Covid-19 itu ada langkah-langkah penyelamatan. Alhamdulillah kita bisa mengantisipasi dan kita hadapi pandemi. Alhamdulillah bangsa kita termasuk yang terbaik dalam menangani Covid,” katanya.
Kehadiran RS Siloam Mampang sebagai rumah sakit tersier semakin memperkuat jaringan Siloam di Jakarta Selatan, yang menawarkan rangkaian lengkap layanan klinis seperti ortopedi, bedah, penyakit dalam, saraf dan bedah saraf, pediatri (anak), pulmonologi, dan masih banyak lagi. RS Siloam Mampang telah menginvestasikan Rp 400 miliar untuk pembangunan dan pengembangan berbagai fasilitas kesehatan tersebut.
Baca Juga:
Konsensus Analis Prediksi Pertumbuhan Siloam (SILO), Lippo Karawaci (LPKR) Terimbas Positif“Dengan lebih dari seperempat abad pengalaman layanan kesehatan sebagai salah satu kelompok rumah sakit swasta terbesar di Indonesia, yang mencakup 20 provinsi dan 30 kota, saya yakin kehadiran RS Siloam Mampang akan memperkuat upaya pemenuhan kebutuhan akan kesehatan masyarakat yang lebih baik di DKI Jakarta,” kata Anies Baswedan.
RS Siloam Mampang didukung oleh lebih dari 150 tenaga kesehatan yang terdiri dari dokter spesialis, dokter umum, dan perawat berpengalaman yang juga memberikan berbagai spesialisasi dan pelayanan prima. Salah satunya adalah layanan ortopedi yang menjadi pusat unggulan (centre of excellence) Siloam Hospitals dalam spesialisasi tersebut.
Editor: Investor.id
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah
Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.Ujian Berat bagi Saham BUMI
Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China
Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya
Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karatDuit Asing Tumpah ke Saham ADRO
Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast
Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di IndonesiaTag Terpopuler
Terpopuler


