Selebritas Dunia Ini Ternyata Gunakan Perhiasan Emas Buatan Kenjeran
JAKARTA, Investor.id – Sejumlah selebritas kelas dunia ternyata bermodalkan perhiasan yang dibuat oleh produsen perhiasan emas berbasis di Tanah Air. Penyanyi kondang asal Amerika Serikat Mariah Carey, Carrie Underwood, sosialita Paris Hilton dan Bella Poarch, seleb Tiktok yang memiliki 92,7 juta pengikut diketahui mengenakan perhiasan emas hasil produksi UBS Gold, brand dari PT Untung Bersama Sejahtera yang memiliki fasilitas produksi di Kenjeran, Tambaksari, Surabaya, Jawa Timur.
Carrie Underwood diketahui mengenakan perhiasan produksi UBS Gold saat tampil di panggung Academy of Country Music Awards 2020. Pemenang American Idol 2005 ini juga mengenakan asesoris emas yang terlihat glamor dari UBS Gold saat merilis album bertajuk “My Gift”, saat perayaan Natal dengan diiringi orkestra dan paduan suara. Penampilannya makin memukau dengan anting berwarna yellow gold dan white gold dengan motif bunga.
Sementara Diva dunia Mariah Carey juga terlihat mengenakan anting emas dari UBS Gold saat menghadiri acara Good Morning America yang ditayangkan jaringan televisi ABC di Amerika Serikat. Sosok Mariah Carey yang anggun semakin elegan dengan perhiasan emas yang diproduksi UBS Gold.
“Keberhasilan UBS Gold menembus pasar selebritis di Amerika Serikat adalah bagian dari komitmen dan kerja keras dalam menjalankan strategi bisnis yang serius. Hal ini memotivasi kami untuk terus berinovasi dan memaksimalkan customer experience lewat penggunaan produk perhiasan emas,” kata Aucy Chandra, juru bicara UBS Gold dalam siaran pers yang diterima Senin (17/7/2023).
Diakui Aucy, tidak mudah bagi UBS Gold untuk menembus pasar Amerika Serikat. Pada saat pandemic Covid 19 di awal tahun 2021, terjadi peningkatan minat warga Amerika Serikat terhadap perhiasan emas. Peluang baik ini dimanfaatkan UBS dengan melakukan berbagai inovasi produk perhiasan emas yang didominasi model rantai atau gold chain untuk kalung dan gelang.
“Untuk model rantai, orang-orang Amerika menyukai yang ukuran besar dan terlihat glamor atau blink blink ya. Produk kita memang sudah diterima oleh para selebritis Amerika, termasuk para rapper yang mayoritas adalah pria. Intinya kita menyesuaikan dengan selera pasar,” jelas Aucy.
Keberhasilan UBS Gold dalam menembus pasar internasional sudah dimulai sejak didirikan pada tahun 1991. “Pendiri UBS awalnya bekerja sebagai penjaga toko emas yang kemudian belajar memproduksi perhiasan emas sendiri,” ungkap Aucy.
Fasilitas produksi perhiasan emas pertama milik perusahaan tercatat didirikan di Bangil sebelum memboyong beberapa pengrajin ke Surabaya, Jawa Timur. Saat ini, UBS berkembang pesat dan mempekerjakan lebih dari 3.700 karyawan.
Aucy mengungkapkan bahwa pendiri UBS adalah pelopor penggunaan teknik casting atau cor-coran dalam pembuatan perhiasan emas di Indonesia.
“Teknik casting ini dipelajari beliau di Taiwan. Jadi casting itu teknik cetak menggunakan lilin. Hasilnya adalah perhiasan emas seperti cincin yang tidak ada patriannya (sambungan). (Teknik) ini yang pertama di Indonesia,” paparnya.
UBS Gold kemudian merambah penjualan perhiasan emas yang diproduksi ke luar negeri. Tentu saja banyak tantangan yang harus dilalui, seperti keluhan terkait warna emas yang dianggap kurang bagus atau kurang berkilau serta kualitas perhiasan yang masih dianggap kurang.
Untuk memasarkan produk, UBS Gold berkolaborasi dengan sejumlah artis dan desainer di berbagai acara seperti Jakarta Fashion Week (JFW), Tokyo Fashion Week, serta beberapa acara dii Amerika Serikat. UBS Gold juga bekerjasama dengan brand terkenal seperti Disney dan Sanrio.
“Konsumen dalam dan luar negeri dapat menerima produk-produk kami karena keberagaman desain, kualitas dan kadar emas UBS selalu tepat. Trust adalah kata yang menjadi komitmen kami dalam menjalankan usaha,” kata Aucy.
Editor: Investor.id
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now

