Banyak Warga RI Liburan ke Jepang, Total Belanjanya Segini
JAKARTA, investor.id - Japan National Tourism Organization (JNTO) melaporkan sebanyak 293.400 penduduk Indonesia menghabiskan waktunya berlibur ke Jepang pada semester I periode Januari-Juli 2024.
Angka ini meningkat sebesar 27,5 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.
Senior Director JNTO Jakarta Office, Yoshiko Iwamoto mengatakan sepanjang tahun 2023 lalu wisatawan Indonesia berjumlah 400.000 orang memutuskan berliburan ke Jepang. Total konsumsinya mencapai 85,2 miliar yen.
Baca Juga:
Pameran JISTE 2024 di Jepang, Produk Hasil Laut Indonesia Catat Transaksi Potensial US$ 35,8 JutaBerdasarkan data, periode tertinggi masyarakat Indonesia ke Jepang adalah saat hari Lebaran hingga musim Sakura tahun 2023 yang waktunya berdekatan.
Jadi pada April kemarin banyak orang Indonesia yang berkunjung ke Jepang. Namun, untuk Japan Travel Fair tahun ini, JNTO mencoba lebih mempopulerkan daerah selain Tokyo.
"Peningkatan tahun ini dengan kemarin menjadi kesempatan yang baik guna mendongkrak jumlah kunjungan wisatawan Indonesia ke Jepang. Apalagi mengingat Negeri Sakura memiliki banyak destinasi yang menarik untuk dijelajahi dengan beragam destinasi indah dan menarik," katanya ketika dikonfirmasi pada Sabtu (31/8/2024).
Diakui, banyak kota-kota di Jepang yang bisa menjadi pilihan untuk para pelancong dari Indonesia seperti Hokkaido, Kyoto, Osaka, dan beberapa lainnya. Namun kebanyakan wisatawan Indonesia masih memilih Tokyo sebagai destinasi favorit di Jepang.
"Jadi untuk tahun ini dan tahun depan sebenarnya kami merekomendasikan Osaka, walaupun Osaka sudah terkenal. Namun ada atraksi baru di sana yang akan dibuka di tahun ini dan salah satunya Super Nintendo World, serta pada April 2025 juga ada Osaka Expo, yang atraksinya ingin kami highlight untuk wisatawan dari Indonesia," ucap Yoshiko.
Menurutnya aktivitas wisatawan Indonesia di Jepang selain menikmati suasana, tentunya menjajal kuliner khas di sana sambil memandang indahnya bunga sakura. Untuk sekarang ini Tokyo masih menjadi yang terfavorit.
"Kalau berdasarkan data yang kami terima, kebanyakan itu orang datang ke sana salah satunya untuk menikmati pemandangan alamnya, lalu menikmati makanan khas Jepang. Ini sama yang bisa kami dapat datanya dari travel fair sebelum-sebelum itu mereka ingin melihat Sakura," ungkap Yoshiko.
Indonesia berada di peringkat ke-12 sebagai negara yang paling banyak berkunjung ke Jepang pada sepanjang 2024. Maka dari itu, JNTO Jakarta kembali menggelar Japan Travel Fair (JTF) mulai 30 Agustus hingga 1 September 2024 di Kota Kasablanka, Jakarta.
Hal ini guna memberikan informasi bagi para calon wisatawan asal Indonesia untuk bisa mendapatkan sarana bepergian ke Jepang.Sebanyak 17 eksibitor dari seluruh Jepang hadir di JTF 2024 yang menyajikan ragam informasi dan wawasan mendalam tentang budaya, kuliner, dan destinasi wisata Jepang kepada pengunjung.
JNTO juga berkolaborasi dengan enam maskapai penerbangan internasional di antaranya All Nippon Airways, Cathay Pacific, EVA Air, Garuda Indonesia, Japan Airlines, dan Philippine Airlines.
Executive Director JNTO Jakarta, Tamaki Hatakenaka menjelaskan pihaknya membidik pada penyelenggaraan acara mampu membukukan 5.000 tiket penerbangan dan 50.000 target pengunjung.
"Kami juga berupaya untuk menyajikan berbagai informasi berguna dan mempermudah turis Indonesia melalui kolaborasi bersama belasan eksibitor Jepang yang siap memberikan macam-macam pengetahuan baru kepada para pengunjung. Jepang dengan segala daya tariknya siap menyambut wisatawan Indonesia kapan saja," pungkas Tamaki
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now




