Puskesmas Ditargetkan Layani Cek Kesehatan Gratis hingga 9.000 Orang Setahun
SURABAYA, investor.id - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin meninjau langsung pelayanan Cek Kesehatan Gratis (CKG), di Puskesmas Manukan Kulon, Kecamatan Tandes Surabaya. Menkes didampingi beberapa pejabat Pemkot dan Pemprov Jatim.
Menkes Budi mengecek satu per satu kesiapan Puskesmas. Menteri Budi juga menyempatkan menanyakan kesehatan pasien Lansia yang memanfaatkan CKG.
Menkes Budi Gunadi Sadikin menyampaikan, ada 17 ribu pasien yang diperiksa se Indonesia yang rata-rata usia 74 tahun.
"Pemeriksaan semua macam penyakit, seperti kanker, stroke, jantung, ginjal merupakan penyakit kronis yang sebelum lima tahun bisa parah, dengan deteksi dini bisa ditangani dengan baik, jauh lebih murah juga," jelas Menkes Budi Gunadi Sadikin, Senin (10/2/2025) usai meninjau CKG di Puskesmas Manukan Kulon, Surabaya.
Menkes Budi mengungkapkan, untuk mengetahui kesehatan tubuh, paling mudah cek tiga item. Yakni, tekanan darah (130/85), gula darah di bawah 200 dan kolesterol di bawah 200," ungkapnya.
Menkes Budi juga menjelaskan terkait fungsi BPJS Kesehatan yang diwajibkan saat mendaftar ke aplikasi Satu Sehat. Dengan adanya BPJS, nantinya jika ada pasien yang perlu dirujuk setelah ditemukan adanya penyakit, maka BPJS bisa digunakan.
"Kalau ditemukan penyakit kronis dirujuk k rumah sakit, saat itulah butuh BPJS," tegas Budi.
Dalam program CKG, Puskesmas ditargetkan melayani 30 pasien per hari. Dalam satu bulan, 750 pasien, sehingga dalam setahun total ada 9.000 pasien yang memanfaatkan CKG.
"Target kita awal 10 ribu per tahun. Namun saat ini target kita turunkan 30 pasien per hari. Dalam satu bulan, 750 pasien dan satu tahun 9.000 pasien," bebernya.
Editor: Maswin
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






