Prabowo akan Resmikan 21 RSUD Tipe C di Wilayah Pelosok pada Mei Mendatang
JAKARTA, investor.id – Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan meresmikan 21 Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) tipe C pada Mei 2026. Proyek ini merupakan bagian dari program strategis pemerintah untuk mendekatkan layanan medis spesialis bagi masyarakat, khususnya di wilayah tertinggal, perbatasan, dan kepulauan (DTPK).
Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom RI), Muhammad Qodari, menjelaskan bahwa langkah ini bertujuan memutus ketergantungan warga daerah terhadap fasilitas kesehatan di kota besar yang sering kali sulit dijangkau secara geografis maupun ekonomi.
“Kalau yang pernah tinggal di daerah pasti tahu betapa sulit dan mahalnya akses layanan kesehatan yang memadai. Kondisi ini membuat masyarakat menempuh perjalanan jauh dengan biaya besar hanya untuk mendapatkan penanganan medis yang seharusnya tersedia di dekat tempat tinggal mereka,” ujar Qodari dalam konferensi pers di Kantor Bakom, Jakarta, Rabu (29/4/2026).
Program ini merupakan bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) yang fokus pada peningkatan kelas rumah sakit dari tipe D dan D Pratama menjadi tipe C berkualitas. Qodari menegaskan, inisiatif ini adalah manifestasi visi presiden bahwa setiap warga negara berhak mendapatkan akses kesehatan yang setara.
“Visi besar Presiden Prabowo bahwa setiap warga negara Indonesia di mana pun mereka berada berhak mendapatkan layanan kesehatan yang setara dan berkualitas,” ujar Qodari.
Guna mendukung kenaikan kelas tersebut, pemerintah melengkapi 21 RSUD ini dengan berbagai fasilitas mutakhir. Sarana yang disiapkan mencakup ruang operasi, unit rawat inap dan jalan, cathlab untuk penanganan jantung, fasilitas hemodialisa, radiologi, farmasi, hingga pusat sterilisasi. Dengan kelengkapan ini, kasus medis kompleks diharapkan dapat ditangani langsung di daerah tanpa perlu rujukan jauh.
Secara keseluruhan, pemerintah menargetkan peningkatan status bagi 66 RSUD pada periode 2025-2027. Hingga 20 April 2026, progres pembangunan berjalan dalam tiga tahap (batch). Pada batch pertama, 10 RSUD target 2025 telah rampung 100%. Pada batch kedua, enam RSUD telah selesai total, sementara lima lainnya dalam tahap akhir. Adapun pada batch ketiga, 10 RSUD memasuki tahap konstruksi final.
“Seluruh 66 RSUD ini difokuskan kepada wilayah daerah tertinggal, perbatasan, dan kepulauan,” ujar Qodari.
Meski demikian, Qodari memberikan catatan khusus mengenai satu titik pembangunan yang mengalami kendala teknis. “Perlu saya sampaikan secara terbuka bahwa satu RSUD, yaitu di Kabupaten Kolaka Timur, belum dapat diresmikan,” jelas Kepala Bakom.
Editor: Prisma Ardianto
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






