Begini Gambaran Ekonomi China, Negara Tujuan Utama Ekspor Indonesia
JAKARTA, investor.id – Data ekonomi China terus menunjukkan penurunan kinerja. Ekspor China kontraksi selama empat bulan terakhir. Impor juga kontraksi selama enam bulan terakhir.
Selain itu, aktivitas manufaktur China mengindikasikan perlambatan tingkat permintaan di negara tersebut. “Selama lima bulan berturut-turut, PMI China menunjukkan penurunan aktivitas di sektor manufaktur,” tulis analis Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Rully Arya Wisnubroto, dalam ulasan terbaru.
Menurut dia, pemulihan ekonomi di China ternyata lebih lemah dari yang diharapkan. Terbukti, dari indikator ekonomi yang menurun. Penyebab utama dari pelemahan belakangan ini adalah sektor properti China, yang selama ini memainkan peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi.
“Aktivitas di sektor properti China melambat, yang menandakan berakhirnya booming properti. Pelemahan sektor properti dapat berdampak pada konsumsi rumah tangga. Ketika pemilik rumah khawatir tentang nilai aset terbesar mereka, mereka cenderung kurang berbelanja,” jelas Rully.
Adapun China merupakan tujuan utama ekspor Indonesia, yang menyumbang sekitar 25% ekspor Indonesia pada Juli 2023. Sementara itu, berdasarkan data per semester I-2023, mayoritas ekspor Indonesia ke China terdiri atas bahan bakar mineral, besi dan baja, minyak/lemak hewani dan nabati, serta nikel. “Secara keseluruhan menyumbang 73,4% ekspor Indonesia ke China,” pungkasnya.
Editor: Jauhari Mahardhika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






