Jumat, 15 Mei 2026

Pemerintah Telah Kucurkan PMN untuk PT PII Rp 10,65 Triliun

Penulis : Arnoldus Kristianus
8 Des 2023 | 15:30 WIB
BAGIKAN
Direktur Kekayaan Negara Dipisahkan Kemenkeu Meirijal Nur dalam media briefing di Kantor Kemenkeu pada Jumat (08/12/2023). (Investor Daily/Arnoldus Kristianus)
Direktur Kekayaan Negara Dipisahkan Kemenkeu Meirijal Nur dalam media briefing di Kantor Kemenkeu pada Jumat (08/12/2023). (Investor Daily/Arnoldus Kristianus)

JAKARTA, investor.id - Kementerian Keuangan memberikan dukungan berupa Penyertaan Modal Negara (PMN) untuk PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (PII).sebesar Rp 10,65 triliun. Dana tersebut diberikan dalam kurun waktu tahun sejak 2009 hingga 2023.

Direktur Kekayaan Negara Dipisahkan Kemenkeu Meirijal Nur mengatakan, dengan PMN yang diberikan, PT PII telah melakukan penjaminan terhadap investasi sebesar Rp 411 triliun. Jumlah PMN sebesar Rp 10,65 triliun terbagi dalam Rp 9,08 triliun ditujukan untuk penjaminan mandat utama, baik skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) maupun non-KPBU, dan Rp 1,57 triliun dalam rangka penugasan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

“Dari modal yang diberikan sebesar Rp 10,65 triliun itu PII sudah berani menjaminkan proyek senilai Rp 411 triliun . Bayangkan berapa kali lipatnya, dengan eksposur dan resikonya Rp 80 triliun, ya namanya berusaha pasti ada resiko tetapi resiko itu sudah dimaintain ada di dalam tubuh PT PII,” ucap Meirijal dalam media briefing di Kantor Kemenkeu,  Jumat (08/12/2023).

ADVERTISEMENT

PMN kepada PT PII selain untuk meningkatkan kapasitas perusahaan dan mendukung percepatan pembangunan infrastruktur, juga memberikan manfaat sosial ekonomi bagi masyarakat. Manfaat tersebut, antara lain meningkatnya jumlah lapangan pekerjaan seiring meningkatnya kegiatan operasional perusahaan, serta terciptanya pemerataan pembangunan, memajukan roda perekonomian karena terpenuhinya kebutuhan infrastruktur yang memadai di berbagai wilayah di Indonesia.

PT PII melakukan penjaminan pada tahap pra konstruksi, konstruksi, dan operasi. Risiko yang dijamin, antara lain adanya perubahan hukum yang diskriminatif (project specific), keterlambatan persetujuan yang penting, terminasi dini akibat tindakan pemerintah, keterlambatan penyediaan lahan proyek, dan risiko pembayaran layanan.

“Artinya pemerintah berkomitmen untuk membangun infrastruktur lewat PT PII. Hal itu agar PT PII punya kapasitas dalam menjalankan tugasnya membantu penjaminan infrastruktur,” kata Meirijal.

Direktur Utama PT PII Muhammad Wahid Sutopo mengatakan dalam dua tahun terakhir, dari akumulasi jumlah PMN yang diberikan sebesar Rp 10,65 triliun, nilai aset PT PII di tahun 2022 adalah sebesar 15,56 triliun dan diproyeksikan hingga akhir tahun 2023 ini bertambah menjadi Rp 16,43 triliun. Adapun ekuitas Perseroan di tahun 2022 sebesar Rp 15,15 triliun dan diprediksi bertambah menjadi Rp 15,96 triliun hingga akhir tahun 2023 ini.

Selain itu, sejak tahun 2017 hingga 2023, PT PII telah berkontribusi bagi penerimaan negara berupa pembayaran pajak dan dividen yang mencapai Rp2,1 triliun.

Adapun nilai tambah ekonomi yang dihasilkan dari proyek infrastruktur yang telah diberikan penjaminan oleh PT PII antara lain yaitu pada sektor Jalan sebesar Rp 705 triliun berasal dari proyek 14 ruas jalan tol, pelestarian 9 ruas jalan nasional, dan penggantian 37 jembatan di pulau Jawa.

Dari sektor telekomunikasi berupa proyek Palapa Ring dengan membangun jaringan kabel optik lintas pulau sepanjang 8.479 km dan satelit multifungsi yang menghubungkan 149.400 titik layanan offline di Indonesia (termasuk area 3 T), memberikan nilai tambah ekonomi Rp 78 triliun. Pada sektor Air Minum PT PII menjamin 6 proyek SPAM dengan total debit produksi 15.450 liter/detik yang melayani kurang lebih 5,9 juta orang (kurang lebih 1,18 juta koneksi). dan memberi nilai tambah ekonomi sebesar Rp 19 triliun.

“Selanjutnya, penjaminan PT PII pada proyek sektor transportasi memberikan nilai tambah ekonomi Rp 48 triliun, sektor konservasi energi sebesar Rp 0,7 triliun, dan sektor Pariwisata sebesar Rp 8 triliun,” pungkas dia. 

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Macroeconomy 11 menit yang lalu

Fundamental Ekonomi Kuat, Masyarakat Jangan Panik

Pemerintah secara konsisten melakukan sejumlah pembenahan untuk memperkuat sumber pertumbuhan ekonomi domestik.
Market 43 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 54 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 58 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 2 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 2 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia