Jumat, 15 Mei 2026

Biden Mundur dari Pencalonan Pilpres AS Tak Pengaruhi Pasar Keuangan

Penulis : Thomas E Harefa
22 Jul 2024 | 14:41 WIB
BAGIKAN
Kepala Grup Departemen Pengelolaan Moneter dan Aset Sekuritas Bank Indonesia (BI) Ramdan Denny Prakoso dalam media briefing BI di Waingapu, Sumba Timur, Senin (22/7/2024). (Thomas E Harefa/Investor Daily)
Kepala Grup Departemen Pengelolaan Moneter dan Aset Sekuritas Bank Indonesia (BI) Ramdan Denny Prakoso dalam media briefing BI di Waingapu, Sumba Timur, Senin (22/7/2024). (Thomas E Harefa/Investor Daily)

SUMBA TIMUR, investor.id – Keputusan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden untuk mundur dari kontestasi pemilihan presiden (pilpres) AS 2024 pada Minggu (21/7/2024), waktu setempat, diyakini tidak mempengaruhi pasar keuangan global. Adapun pasar lebih melihat kebijakan atau pertimbangan yang akan diambil Bank Sentral AS atau The Fed ke depan.

Hal itu disampaikan Kepala Grup Departemen Pengelolaan Moneter dan Aset Sekuritas Bank Indonesia (BI) Ramdan Denny Prakoso dalam media briefing BI di Waingapu, Sumba Timur, Senin (22/7/2024). Menurut dia, sentimen kebijakan The Fed akan lebih memengaruhi pasar keuangan global dibandingkan kontestasi pemilihan presiden di AS.

Dia menjelaskan, banyak yang berspekulasi, potensi kemenangan Donald Trump dan kondisi AS pada saat ini bisa mengulang kondisi yang terjadi pada masa Trump berhadapan dengan Hillary Clinton pada masa pilpres AS tahun 2016. Pada saat itu, indeks dolar AS naik cukup siginifikan dari 97 ke 101-102, ini membuat mata uang negara-negara lain melemah.

Nah, apakah dengan dengan Joe Biden tidak melanjutkan pencalonannya sebagai presiden akan membuat indeks dolar AS seperti pada masa tahun 2016, sebagian kalangan tidak yakin demikian. Sebab, kondisi pada masa 2016 berbeda dengan saat ini,” kata dia.

ADVERTISEMENT

Pada masa 2016, jelas dia, banyak analisis/survei mengenai Trump yang sampai titik terakhir pilpres di AS akan kalah dalam pilpres dengan Hillary Clinton. Tetapi tiba-tiba kondisinya berubah menjadi menang.

Perkembangan baru dari kampanye pilpres AS dengan mundurnya Joe Biden, menurut dia, dari sisi pasar keuangan tidak berpengaruh banyak. Pasar akan lebih melihat kebijakan/pertimbangan yang diambil The Fed.

Editor: Thomas Harefa

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Macroeconomy 16 menit yang lalu

Fundamental Ekonomi Kuat, Masyarakat Jangan Panik

Pemerintah secara konsisten melakukan sejumlah pembenahan untuk memperkuat sumber pertumbuhan ekonomi domestik.
Market 48 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 59 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 2 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 2 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia