Minggu, 5 April 2026

Ormas Minta THR ke Pengusaha, Wamen Investasi: Ini Masalah Krusial

Penulis : Bambang Ismoyo
18 Mar 2025 | 21:33 WIB
BAGIKAN
Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi, Todotua Pasaribu. (Foto: Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM)
Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi, Todotua Pasaribu. (Foto: Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM)

JAKARTA, investor.id – Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menyoroti adanya tindakan oknum organisasi masyarakat (Ormas) yang meminta jatah tunjangan hari raya (THR) kepada para pengusaha.

Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi, Todotua Pasaribu mengungkapkan bahwa pihaknya telah menerima adanya laporan tersebut. Menurut Todotua, hal ini merupakan permasalahan yang sangat krusial.

“Iya, betul. Itu memang adalah permasalahan yang sangat krusial,” ungkap Todotua di kantor Kementerian Investasi dan Hilirisasi, Jakarta, Selasa (18/3/2025).

ADVERTISEMENT

Menyangkut praktik tersebut, Todotua akan mengusut kasus yang dimaksud bersama Aparat Penegak Hukum (APH). “Kita terus berkoordinasi dengan para aparat hukum untuk bisa menyelesaikan itu,” tegas dia.

Sebelumnya, Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Pengembangan Otonomi Daerah, Sarman Simanjorang berharap kehadiran pemerintah dan kepolisian dalam menciptakan iklim usaha dan investasi yang kondusif di negara Indonesia, termasuk polemik THR yang diajukan ormas dan aparat keamanan.

“Kami berharap isu-isu mengenai adanya oknum-oknum ormas yang meminta THR kepada pengusaha atau perusahaan yang memanfaatkan momentum adanya Idulfitri, menurut hemat kami negara dan kepolisian harus berani tegas,” kata dia di Jakarta, Senin (17/4/2025).

Menurut Sarman, para pengusaha Indonesia dan investor pada prinsipnya tidak keberatan untuk membayar dengan jumlah tertentu untuk yang namanya retribusi dan iuran, asalkan resmi datang dari pemerintah atau memiliki dasar hukum.

“Tetapi ketika ada permintaan-permintaan uang yang tidak memiliki dasar hukum, tentu itu akan menjadi beban bagi para pengusaha dan investor. Hal itu masuk biaya tak terduga yang kalau dibiarkan akan menjadi beban yang sangat berat,” ungkap Sarman.

Kadin Indonesia berharap pemerintah bisa hadir untuk mengatur terkait polemik THR ini sekaligus menertibkan agar para pengusaha-pengusaha dan calon investor merasa tenang dan nyaman dalam menanamkan modalnya di negara Indonesia.

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 3 jam yang lalu

Prabowo dan SBY Lepas Jenazah 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon

Presiden Prabowo dan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono turut melepas tiga prajurit TNI yang gugur di Lebanon untuk dimakamkan.
InveStory 4 jam yang lalu

Inspiratif! Rayyan Shahab Diterima 15 Kampus Top Dunia Tanpa Kursus Bahasa Inggris

Siswa MAN IC Pekalongan, Ahmad Ali Rayyan Shahab mencatat prestasi luar biasa. Di usia 17 tahun dia diterima 15 kampus dunia.
Business 4 jam yang lalu

Private AI Bantu Dunia Bisnis Kurangi Risiko 

- Tekanan terhadap perusahaan Indonesia saat ini terasa dari dua arah sekaligus. Di satu sisi, semua orang bicara soal AI, mulai dari chatbot, analitik prediktif, sampai agen AI yang bisa mengotomatisasi proses bisnis.
Business 4 jam yang lalu

MPMX Raih Laba Bersih Rp 462 Miliar pada 2025

PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX), perusahaan konsumer  otomotif dan transportasi di Indonesia hari ini melaporkan hasil kinerja keuangan  untuk tahun buku 2025 yang telah diaudit. Perseroan tetap mempertahankan fundamental  bisnis yang solid di tengah dinamika kondisi pasar.  
Market 7 jam yang lalu

Pizza Hut (PZZA) Balikkan Rugi Jadi Laba

PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA) membalikkan kinerja keuangan pada 2025 dengan mencetak laba bersih tahun berjalan sebesar Rp 24,75 miliar.
National 7 jam yang lalu

Jenazah Prajurit TNI Gugur dalam Misi Perdamaian UNIFIL Tiba di Indonesia

Tiga jenazah prajurit TNI yang gugur jalankan tugas di Lebanon tiba di tanah air dan dijadwalkan akan diterima Presiden Prabowo Subianto.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia