Mengantisipasi Laju Kenaikan Utang Luar Negeri
16 Mei 2025 | 09:30 WIB
JAKARTA, investor.id – Bank Indonesia (BI) mencatat, utang luar negeri (ULN) Indonesia pada kuartal I-2025 mencapai US$ 430,4 miliar, dengan rasio ULN terhadap produk domestik bruto (PDB) sebesar 30,6%. Meskipun lebih rendah dari beberapa negara di Asean, pemerintah dan BI harus mengantisipasi kenaikan ULN lebih lanjut.
Peneliti Center of Reform on Economics (Core) Indonesia Yusuf Rendy Manilet mengatakan, rasio tersebut belum tentu mencerminkan risiko sebenarnya tanpa melihat kualitas utang, seperti komposisi mata uang dan biaya bunga. Kenaikan ULN yang terus berlanjut berpotensi mempersempit ruang fiskal dan meningkatkan risiko beban pembayaran di masa depan, terutama jika ekonomi tidak tumbuh seimbang.

