Jumat, 15 Mei 2026

OJK: Stimulus Ekonomi Masa Libur Sekolah akan Dorong Daya Beli Masyarakat

Penulis : Prisma Ardianto
2 Jun 2025 | 19:31 WIB
BAGIKAN
Ketua Dewan Komisioner OJK, Mahendra Siregar dalam konferensi pers Hasil Rapat Dewan Komisioner Bulanan (RDKB) OJK Bulan Mei 2025 secara daring, pada Senin (2/6/2025). (Tangkapan layar: youtube, OJK)
Ketua Dewan Komisioner OJK, Mahendra Siregar dalam konferensi pers Hasil Rapat Dewan Komisioner Bulanan (RDKB) OJK Bulan Mei 2025 secara daring, pada Senin (2/6/2025). (Tangkapan layar: youtube, OJK)

JAKARTA, investor.id – Presiden Prabowo Subianto telah memutuskan untuk menggelontorkan paket stimulus ekonomi selama masa libur sekolah pada Juni-Juli 2025. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) percaya paket stimulus kali ini dapat mendorong daya beli dan konsumsi masyarakat.

“Kami yakini bahwa insentif itu akan membantu meningkatkan daya beli masyarakat dan konsumsi rumah tangga,” ungkap Ketua Dewan Komisioner OJK, Mahendra Siregar dalam konferensi pers Hasil Rapat Dewan Komisioner Bulanan (RDKB) OJK Bulan Mei 2025 secara daring, pada Senin (2/6/2025).

Seperti yang diketahui, Presiden Prabowo bersama sejumlah menteri dan kepala lembaga pada Senin siang telah menggelar rapat terbatas (Ratas) untuk memutuskan hal-hal terkait paket stimulus ekonomi. Dalam keputusan itu, pemerintah menggelontorkan lima poin dari rencana enam poin dalam paket stimulus ekonomi masa libur sekolah Juni-Juli 2025.

ADVERTISEMENT

Lima poin yang dimaksud adalah diskon tiket transportasi (tiket kereta api, tiket pesawat, dan tiket kapal penyeberangan), diskon tarif tol, penebalan bantuan sosial, bantuan subsidi upah, dan perpanjangan diskon iuran program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK). Total nilai paket stimulus ekonomi untuk masa liburan sekolah mencapai Rp 24,44 triliun, yang berasal dari APBN dan Non APBN (dunia usaha).

Sementara satu poin yang tak jadi diakomodasi adalah diskon listrik 50%. Menteri Keuangan Sri Mulyani bilang, stimulus diskon listrik ini dibatalkan karena persoalan proses penganggaran yang jauh lebih lambat untuk dapat diimplementasikan pada Juni-Juli 2025.

Meski begitu, dengan hanya dengan lima poin dalam paket stimulus ekonomi itu, termasuk pencairan gaji ke-13 ASN/TNI/Polri/Pensiunan, dan percepatan sejumlah program prioritas, pemerintah percaya pertumbuhan ekonomi akan tetap terjaga di kisaran 5% pada kuartal II-2025. Kebijakan ini jadi penyangga dari efek ekonomi global yang tengah mengalami kemunduran.

OJK: Stimulus Ekonomi Masa Libur Sekolah akan Dorong Daya Beli Masyarakat
Pertumbuhan ekonomi Indonesia dalam satu dekade. (Ilustrasi: Investor Daily)

Di sisi lain, Mahendra mengatakan, OJK juga akan turut mendukung agar paket stimulus ekonomi pada masa libur sekolah itu dapat berjalan baik. OJK dalam hal ini akan mengambil bagian mendorong peran lembaga jasa keuangan supaya lebih optimal menjalankan fungsi intermediasi, khususnya pembuataan ke segmen UMKM.

“Dalam kaitan itu secara khusus, sedang difinalisasi Peraturan OJK (POJK) tentang Pembiayaan UMKM yang telah dikonsultasikan dengan DPR,” ujar Mahendra.

Sementara melalui 37 kantor OJK di daerah, lembaga jasa keuangan dan para pemangku kepentingan terkait juga tengah menggali potensi komoditas unggulan di masing-masing wilayahnya. Potensi itu terus digali karena dipercaya punya daya dorong besar bagi perekonomian daerah.

“Pada gilirannya akan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional,” imbuh Mahendra.

Di sisi lain, OJK juga terus melakukan langkah-langkah dan terobosan dalam pendalaman pasar keuangan. Langkah itu dilakukan seperti menyediakan alternatif instrumen investasi yang menarik masyarakat dan perluasan akses basis investor.

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 51 menit yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 2 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 3 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 9 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia