Jumat, 15 Mei 2026

RI Harus Raup Investasi Rp 7,45 Kuadriliun untuk Tumbuh 5,4% pada 2026

Penulis : Grace El Dora
18 Aug 2025 | 11:19 WIB
BAGIKAN
Pekerja menyelesaikan proyek investasi berupa pembangunan pabrik di kawasan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kendal, Kaliwungu, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, Kamis (7/8/2025). (Foto: ANTARA)
Pekerja menyelesaikan proyek investasi berupa pembangunan pabrik di kawasan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kendal, Kaliwungu, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, Kamis (7/8/2025). (Foto: ANTARA)

JAKARTA, investor.id – Menteri Keuangan (Menkeu) RI Sri Mulyani Indrawati menyatakan Indonesia membutuhkan total investasi sebesar Rp 7,45 kuadriliun agar perekonomian nasional dapat mencapai pertumbuhan 5,4% secara tahunan (year-on-year/ YoY) pada 2026.

“Untuk mencapai 5,4% pertumbuhan kita di tahun 2026, dibutuhkan Rp 7.450 triliun dari total investment (investasi) di dalam GDP (Gross Domestic Product/ Produk Domestik Bruto/ PDB) kita,” papar Sri Mulyani seperti dikutip dari Konferensi Pers RAPBN dan Nota Keuangan 2026 di Jakarta, Senin (18/8/2025).

Ia mengatakan, tidak semua investasi tersebut harus bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026. Ia menyatakan anggaran negara diharapkan hanya menjadi katalis untuk mengakselerasi kegiatan investasi.

ADVERTISEMENT

“Dari sisi investasi, Bapak Presiden (Prabowo Subianto) menyampaikan dan mengindikasikan tidak semuanya harus tergantung dari APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara), tapi APBN menjadi katalis dan saling membantu,” kata Sri Mulyani.

Ia menuturkan sektor target investasi pada tahun depan meliputi sektor mineral dan batu bara, transisi energi, ketahanan energi, hilirisasi pertanian, serta hilirisasi kelautan dan perikanan.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 13 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 24 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 28 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 1 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 1 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia