Sabtu, 4 April 2026

Prabowo Siapkan Pelabuhan dan Bandara Khusus Ekspor Koperasi Merah Putih

Penulis : Prisma Ardianto
15 Feb 2026 | 15:54 WIB
BAGIKAN
Presiden Prabowo Subianto di acara Indonesia Economic Outlook 2026 di Wisma Danantara, Jakarta, Jumat (13/2/2026). (Foto: BPMI Setpres/Kris)
Presiden Prabowo Subianto di acara Indonesia Economic Outlook 2026 di Wisma Danantara, Jakarta, Jumat (13/2/2026). (Foto: BPMI Setpres/Kris)

JAKARTA, investor.id – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk memangkas hambatan ekspor bagi pelaku usaha di daerah melalui penguatan infrastruktur strategis. Pemerintah berencana membuka akses langsung ke pelabuhan dan bandara bagi Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (KDKMP) agar mampu menembus pasar internasional tanpa hambatan regulasi yang berbelit.

Dalam sambutannya di acara Indonesia Economic Outlook (IEO) 2026 di Wisma Danantara, Jakarta, Jumat (13/2/2026), Presiden mengungkapkan bahwa pembangunan ekosistem Koperasi Merah Putih telah mencapai tahap signifikan. Sebanyak 30.000 unit koperasi disiapkan menjadi fondasi baru rantai pasok nasional yang dilengkapi dengan gudang hingga fasilitas pendingin (cold storage).

“Setiap koperasi punya gudang, punya cold storage, punya gerai-gerai. Di situ akan ada farmasi desa murah, obat generik akan sampai, akan ada klinik desa, akan ada gerai untuk super micro financing, untuk membantu menghilangkan peran daripada rentenir,” ungkap Presiden Prabowo, seperti dikutip dari keterangan resmi Kemenko Perekonomian pada Minggu (15/2/2026).

Infrastruktur ini dirancang untuk memutus rantai distribusi yang panjang dan menghilangkan ketergantungan pada tengkulak. Dengan model terintegrasi, petani, peternak, dan nelayan dapat langsung memasok produk ke koperasi, sehingga nilai tambah ekonomi benar-benar dinikmati oleh produsen di akar rumput.

Advertisement

Terkait ekspansi pasar, Presiden menekankan bahwa pemerintah akan mempermudah regulasi agar daerah yang memiliki potensi unggulan dapat melakukan ekspor secara mandiri.

“Kalau dia mampu, kita akan permudah akses kepada ekspor. Dia bisa ekspor langsung. Kita akan buka pelabuhan-pelabuhan, lapangan-lapangan terbang boleh ekspor langsung. Kita akan permudah regulasi, supaya mereka bisa menumbuhkan kegiatan ekonomi yang mendasar,” tegas kepala negara.

Selain menjadi motor ekspor, Koperasi Merah Putih berfungsi sebagai pusat layanan sosial dan finansial. Kehadiran gerai farmasi murah dan fasilitas super micro financing bertujuan untuk menurunkan beban hidup masyarakat serta memberantas praktik rentenir yang selama ini menjerat pelaku usaha ultra-mikro.

Presiden juga memastikan bahwa penyaluran barang subsidi ke depannya akan dilakukan langsung melalui Koperasi Merah Putih untuk menutup celah kebocoran distribusi. Program ini didanai melalui optimalisasi Dana Desa yang telah dialokasikan selama satu dekade terakhir.

Di sisi fiskal, Presiden Prabowo memaparkan bahwa pemerintah telah berhasil melakukan penghematan anggaran lebih dari Rp 308 triliun pada tahun pertama. Anggaran tersebut dialihkan dari belanja tidak produktif ke program prioritas seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Merah Putih. Ia juga mengapresiasi Danantara Indonesia yang mampu menghasilkan efisiensi hingga empat kali lipat dalam kurun kurang dari satu tahun.

Menutup arahannya, Presiden menekankan visi "Indonesia Incorporated" sebagai sinergi antara pelaku ekonomi besar dan kecil.

“Kita terbuka untuk investasi dari mana pun, dan kita yakin bahwa kita akan bangkit dengan sangat meyakinkan. Yang besar, yang kuat, yang menengah, yang kecil, yang kurang, semua bekerja sama. Yang besar maju, tarik yang kurang kuat. Yang kuat, tarik yang lemah,” pungkas Presiden Prabowo.

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


International 12 menit yang lalu

Serangan Udara Rusia Tewaskan 14 Warga Sipil Ukraina

Rusia luncurkan 500 drone ke Ukraina menjelang Paskah, 14 warga sipil tewas. Zelenskyy tawarkan bantuan amankan Selat Hormuz dari Iran.
InveStory 19 menit yang lalu

Tantangan Organisasional Menghadapi Gap Profesionalitas Bisnis

Turnaround Garuda hanya akan berhasil jika perusahaan berhenti sekadar memonetisasi kursi dan mulai mengorkestrasi sistem nilai perusahaan.
Business 23 menit yang lalu

Lima Jurus Menghadapi Periode Kritis Produksi Beras

Stok beras di atas 4 juta ton, masyarakat tidak perlu panik.
International 27 menit yang lalu

Jet Tempur F-15 AS Jatuh di Iran, Operasi Penyelamatan Pilot Jadi Rebutan

Jet F-15 AS jatuh di Iran, operasi penyelamatan pilot jadi rebutan kedua pihak. Eskalasi perang kian meluas hingga ancam pasokan energi.
Business 53 menit yang lalu

Operator Transportasi Antisipasi Libur Panjang Paskah

Sejumlah operator transportasi mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat pada libur panjang Hari Raya Paskah 2026.
International 56 menit yang lalu

12 RT dan 4 Ruas Jalan di Jakbar Terendam Banjir

Banjir rendam 12 RT di Jakarta Barat akibat luapan Kali Angke dan Pesanggrahan. BPBD DKI siagakan personel untuk penyedotan genangan air.

Tag Terpopuler


Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia