Minggu, 5 April 2026

Penerimaan Pajak Tumbuh 30,4%, Belanja Negara akan Dipacu Lebih Cepat

Penulis : Arnoldus Kristianus
11 Mar 2026 | 15:17 WIB
BAGIKAN
Wakil Menteri Keuangan, Suahasil Nazara. (Dok. Kemenkeu)
Wakil Menteri Keuangan, Suahasil Nazara. (Dok. Kemenkeu)

JAKARTA, investor.id - Pemerintah telah mengumpulkan setoran penerimaan pajak senilai Rp 245,1 triliun per 28 Februari 2026. Secara tahunan terjadi pertumbuhan penerimaan pajak sebesar 30,4%. Adapun penerimaan pajak pada Februari 2025 sebesar Rp 188 triliun.

“Penerimaan pajak meningkat, kalau anda hitung ada kenaikan Rp 57 triliun dari periode Februari 2025. Ini cash yang benar-benar masuk sehingga belanja negara bisa berjalan lebih cepat,” ujar Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara, dalam konferensi pers APBN Kinerja dan Fakta (KiTa) Edisi Maret 2026 di kantor Kementerian Keuangan, Rabu (11/3/2026).

Realisasi belanja negara mencapai Rp 493,8 triliun atau meloncat tajam hingga 41,9% secara tahunan. Bila dirinci, belanja negara senilai Rp 493,8 triliun terbagi dalam belanja pemerintah pusat senilai Rp 346,1 triliun dan transfer ke daerah senilai Rp 147,7 triliun.

ADVERTISEMENT

Suahasil mengatakan, saat terjadi kenaikan penerimaan pajak maka pemerintah dapat menjalankan belanja negara lebih cepat. Apalagi pemerintah mengupayakan agar belanja negara dapat dilakukan secara merata sejak awal tahun anggaran.

“Belanja bisa lebih cepat dengan APBN yang tetap baik karena ada peningkatan dalam peningkatan pendapatan negara terutama dari pajak,” tuturnya.

Bila dirinci, realisasi penerimaan pajak terbagi dalam lima jenis. Pertama realisasi Pajak Penghasilan (PPh) Badan sebesar Rp 23,7 triliun per 28 Februari 2026. Realisasi PPh badan tumbuh 4,4% secara tahunan.

Kedua, yaitu realisasi PPh Orang Pribadi dan dan PPh 21 sebesar Rp 29 triliun per 28 Februari 2026. Jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, terjadi pertumbuhan 3,4%. Ketiga, yaitu realisasi PPh Final, PPh 22, dan PPh 26 sebesar Rp 52,2 triliun per 28 Februari 2026. Bila dibandingkan dengan periode Februari 2025  tercatat tumbuh 4,4%.

Keempat, yaitu realisasi Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM) sebesar Rp 85,9 triliun per 28 Februari 2026. Secara tahunan jenis pajak ini melonjak hingga 97,4%. Kelima, realisasi jenis pajak lainnya mencapai Rp 54,4 triliun atau tumbuh 24,2% secara tahunan.

“PPN dan PPnBM dibayar kalau ada transaksi. Jadi kalau ada transaksi dan PPN dibayar ini menunjukan bahwa aktivitas ekonomi berjalan terus,” pungkas Suahasil.

Editor: Natasha Khairunisa

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 2 jam yang lalu

Prabowo dan SBY Lepas Jenazah 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon

Presiden Prabowo dan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono turut melepas tiga prajurit TNI yang gugur di Lebanon untuk dimakamkan.
InveStory 3 jam yang lalu

Inspiratif! Rayyan Shahab Diterima 15 Kampus Top Dunia Tanpa Kursus Bahasa Inggris

Siswa MAN IC Pekalongan, Ahmad Ali Rayyan Shahab mencatat prestasi luar biasa. Di usia 17 tahun dia diterima 15 kampus dunia.
Business 3 jam yang lalu

Private AI Bantu Dunia Bisnis Kurangi Risiko 

- Tekanan terhadap perusahaan Indonesia saat ini terasa dari dua arah sekaligus. Di satu sisi, semua orang bicara soal AI, mulai dari chatbot, analitik prediktif, sampai agen AI yang bisa mengotomatisasi proses bisnis.
Business 3 jam yang lalu

MPMX Raih Laba Bersih Rp 462 Miliar pada 2025

PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX), perusahaan konsumer  otomotif dan transportasi di Indonesia hari ini melaporkan hasil kinerja keuangan  untuk tahun buku 2025 yang telah diaudit. Perseroan tetap mempertahankan fundamental  bisnis yang solid di tengah dinamika kondisi pasar.  
Market 6 jam yang lalu

Pizza Hut (PZZA) Balikkan Rugi Jadi Laba

PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA) membalikkan kinerja keuangan pada 2025 dengan mencetak laba bersih tahun berjalan sebesar Rp 24,75 miliar.
National 6 jam yang lalu

Jenazah Prajurit TNI Gugur dalam Misi Perdamaian UNIFIL Tiba di Indonesia

Tiga jenazah prajurit TNI yang gugur jalankan tugas di Lebanon tiba di tanah air dan dijadwalkan akan diterima Presiden Prabowo Subianto.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia