Minggu, 21 Juni 2026

Investor Minta Indonesia Perbaiki Strategi Komunikasi ke Pasar Global

Penulis : Addin Anugrah Siwi
14 Apr 2026 | 20:39 WIB
BAGIKAN
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam pertemuan dengan sejumlah manajer aset di Amerika Serikat, pada Senin (13/4/2026). (Dok. Kemenkeu)
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam pertemuan dengan sejumlah manajer aset di Amerika Serikat, pada Senin (13/4/2026). (Dok. Kemenkeu)

JAKARTA, investor.id – Sejumlah manajer investasi kakap mendesak Pemerintah Indonesia untuk memperbaiki strategi komunikasi ke pasar global. Meskipun fundamental ekonomi nasional dinilai sangat kokoh, maraknya "kebisingan" (noise) di dalam negeri dikhawatirkan dapat mendistorsi persepsi investor internasional terhadap ketahanan fiskal Indonesia.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan hal tersebut usai menggelar pertemuan dengan raksasa keuangan seperti BlackRock, HSBC, Lazard AM, Lord Abbett, hingga TD Asset Management di New York dan Washington DC, Amerika Serikat.

“Mereka juga memberi beberapa masukan untuk memperbaiki komunikasi kita dengan investor global. Jadi hanya itu yang diperlukan karena fondasinya mereka bilang sih amat baik,” ujar Menkeu Purbaya di Peninsula Hotel New York, seperti dikutip pada Selasa (14/4/2026).

ADVERTISEMENT

Purbaya menegaskan bahwa para investor itu pada dasarnya tidak meragukan arah kebijakan fiskal pemerintah. Namun, mereka membutuhkan klarifikasi langsung untuk menepis isu-isu negatif yang berkembang di pasar. Transparansi dan narasi yang konsisten dinilai penting agar sentimen pasar tetap terjaga.

“Mereka gak ragu, cuma kan di Indonesia banyak keributan sana-sini, noise bahwa fiskal kita masalah dan lain-lain. Jadi mereka ingin memastikan bahwa itu tidak benar dan kita sudah bisa jelaskan dengan jelas kebijakan fundamental kita seperti apa,” kata Purbaya.

Dalam pertemuan tersebut, beberapa investor bahkan menyentuh soal perubahan outlook Indonesia oleh lembaga pemeringkat internasional. Para investor menilai perubahan peringkat tersebut terlalu terburu-buru mengingat data riil ekonomi belum sepenuhnya terhimpun secara komprehensif.

Menkeu juga sepakat bahwa transparansi dan konsistensi narasi menjadi kunci utama untuk menjaga sentimen positif. Pemerintah kini fokus memastikan kebijakan berjalan sesuai desain, dengan target pertumbuhan ekonomi sebesar 5,5% pada triwulan pertama 2026 sebagai bukti nyata kekuatan ekonomi nasional.

“Kalau kita bisa tumbuh 5,5% di triwulan pertama dan (triwulan) keduanya lebih cepat lagi, ini akan dengan serta merta membuat mereka otomatis akan memperbesar investasi di Indonesia,” pungkas Purbaya.

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 13 menit yang lalu

Bahlil Pastikan Rencana Konversi LPG ke CNG Masih dalam Proses

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkapkan bahwa rencana konversi penggunaan LPG ke CNG masih dalam tahap proses.
Market 44 menit yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Minggu 21 Juni 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Minggu (21/6/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

BBCA Dijagokan Lagi, Dana Besar Masuk

Saham BBCA (BCA) kembali dijagokan untuk perdagangan selanjutnya. Target harga saham BBCA tinggi. Dana besar masuk!
Business 2 jam yang lalu

KEK Industropolis Batang Jadi Magnet Investasi Global, Pimpin Transisi Industri Hijau

KEK Industropolis Batang jadi magnet investasi global, yang berada di jalur tepat untuk memimpin transisi industri hijau di Asia Tenggara.
Market 3 jam yang lalu

BERITA POPULER: Saham Murah BMRI Diserok hingga Rencana MSCI 23 Juni

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari saham murah BMRI diserok hingga rencana MSCI pada 23 Juni soal status pasar modal Indonesia.
International 8 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia