Minggu, 21 Juni 2026

Purbaya Copot 2 Pejabat DJP yang “Main Mata” dalam Skandal Restitusi Pajak

Penulis : Arnoldus Kristianus
4 Mei 2026 | 16:20 WIB
BAGIKAN
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa di Jakarta. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa di Jakarta. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)

JAKARTA, investor.id – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengambil langkah tegas dengan menginvestigasi pejabat di lingkungan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) yang terindikasi melakukan penyelewengan dalam praktik pengembalian pajak (restitusi). Purbaya menyatakan akan mencopot dua pegawai yang dinilai paling bertanggung jawab atas tidak terkendalinya angka restitusi yang menggerus penerimaan negara.

Investigasi ini menyasar lima pejabat dengan kewenangan terbesar dalam pelaksanaan restitusi. Langkah ini diambil setelah angka restitusi melonjak tajam melampaui prediksi awal kementerian.

“Saya investigasi orang pejabat yang paling tinggi mengeluarkan restitusi, hari ini ada dua orang yang akan saya copot. Jadi message-nya adalah ketika ada instruksi seperti itu, jalankan dengan baik, jangan jor-joran. Jadi saya gak main-main, ada dua yang saya akan copot,” tegas Purbaya dalam media briefing di Kantor Kemenkeu, Senin (4/5/2026).

ADVERTISEMENT

Menkeu Purbaya mengungkapkan kekecewaannya karena informasi potensi restitusi yang diterima sebelumnya jauh lebih kecil dibandingkan realisasi di lapangan. Ketidakakuratan data ini menyebabkan kebocoran penerimaan negara yang signifikan pada tahun anggaran sebelumnya.

Berdasarkan data Kementerian Keuangan, nilai restitusi pajak sepanjang tahun 2025 mencapai Rp 361,2 triliun. Angka yang fantastis ini menyebabkan penerimaan pajak neto hanya menyentuh Rp 1.917,6 triliun, dari total penerimaan bruto yang mencapai Rp 2.278,8 triliun.

“Jadi gini, tahun lalu (2025) saya salah menebak total restitusi yang keluar. Padahal di rapat sudah saya tanyakan, berapa sih potensinya? Staf saya bilang sedikit. Di akhir tahun saya baru tahu keluarnya berkali-kali lipat yang mereka sebutkan,” tutur Purbaya.

Purbaya Copot 2 Pejabat DJP yang “Main Mata” dalam Skandal Restitusi Pajak
Target Penerimaan Pajak 2026. (Ilustrasi: Investor Daily)

Tren tingginya restitusi berlanjut pada awal tahun ini. Per 31 Maret 2026, penerimaan pajak bruto tercatat Rp 518,2 triliun, namun penerimaan neto hanya Rp 394,8 triliun. Hal ini menunjukkan telah terjadi pengembalian pajak sebesar Rp 123,4 triliun hanya dalam kurun waktu satu kuartal.

Dia belum merinci lebih lanjut terkait pegawai yang akan dicopot. Namun sampai saat ini investigasi terus dilakukan. Pembenahan dijalankan agar mengurangi kebocoran penerimaan negara yang terjadi melalui restitusi.

“Saya serius banget dengan restitusi itu, karena keluarnya agak tidak terkendali,” kata Purbaya.

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 18 menit yang lalu

BERITA POPULER: Saham Murah BMRI Diserok hingga Rencana MSCI 23 Juni

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari saham murah BMRI diserok hingga rencana MSCI pada 23 Juni soal status pasar modal Indonesia.
International 6 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
National 6 jam yang lalu

Ilmuwan Peringatkan Konsekuensi Besar El Nino bagi Cuaca Global

Fenomena El Niño resmi tiba! Ilmuwan peringatkan potensi kekeringan parah dari Indonesia hingga Amazon serta ancaman rekor suhu terpanas.
Lifestyle 6 jam yang lalu

Devin/Faathir Raih Final Perdana BWF Super 300 di Macau Open 2026, Hasil Nyata Pembinaan Berkelanjutan

Capaian ini menandai perkembangan signifikan pasangan muda yang selama ini disiapkan sebagai bagian dari regenerasi bulu tangkis Nasional.
International 6 jam yang lalu

Proyek Ambisius AI Kuras Kas, Investor Pantau Pasar Obligasi

Pembangunan pusat data AI kuras kas perusahaan teknologi. Investor kini wajib pantau suku bunga The Fed dan pasar obligasi global.
Business 7 jam yang lalu

Red Hat Dukung Pengembangan Agentic AI

Red Hat, penyedia solusi open source , baru-baru ini mengumumkan langkah inovatif yang signifikan pada portofolio  Red Hat AI untuk membantu menjembatani kesenjangan antara eksperimen AI dan kendali operasional di tingkat produksi.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia