Minggu, 21 Juni 2026

Manufaktur Topang Ekonomi RI Triwulan I-2026 Tumbuh 5,61%

Penulis : Prisma Ardianto
5 Mei 2026 | 12:26 WIB
BAGIKAN
Seorang pekerja menghitung balok timah hasil produksi di gudang penyimpanan di PT Timah Tbk di Mentok, Kabupaten Bangka Barat, Kepulauan Bangka Belitung, baru-baru ini. (ANTARA FOTO/Andri Saputra)
Seorang pekerja menghitung balok timah hasil produksi di gudang penyimpanan di PT Timah Tbk di Mentok, Kabupaten Bangka Barat, Kepulauan Bangka Belitung, baru-baru ini. (ANTARA FOTO/Andri Saputra)

JAKARTA, investor.id – Ekonomi Indonesia mencatatkan performa solid dengan tumbuh sebesar 5,61% secara tahunan (year on year/yoy) di triwulan I-2026. Di tengah ketidakpastian dinamika global, sektor industri pengolahan atau manufaktur kembali membuktikan perannya sebagai tulang punggung yang menjaga resiliensi struktur ekonomi domestik.

Berdasarkan laporan Badan Pusat Statistik (BPS), industri pengolahan menyumbang kontribusi terbesar terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) sebesar 19,07%, dengan laju pertumbuhan yang terbilang tetap kuat di angka 5,04% yoy.

Kepala BPS RI, Amalia Adininggar Widyasanti, menyampaikan bahwa pertumbuhan industri pengolahan didorong oleh meningkatnya permintaan, baik dari dalam negeri maupun luar negeri.

ADVERTISEMENT

“Pertumbuhan sektor industri pengolahan utamanya ditopang oleh meningkatnya permintaan domestik dan ekspor,” jelas Amalia pada konferensi pers di Jakarta, Selasa (5/5/2026).

Subsektor industri makanan dan minuman menjadi motor penggerak dengan pertumbuhan 7,04%. Capaian ini dipicu oleh lonjakan permintaan selama momentum Ramadan dan Idulfitri, peningkatan produksi beras, serta tingginya permintaan ekspor Crude Palm Oil (CPO) dan Crude Palm Kernel Oil (CPKO).

Loncatan signifikan juga terjadi pada sektor industri barang logam, komputer, barang elektronik, optik, dan peralatan listrik yang tumbuh hingga 10,35%. Tren positif ini sejalan dengan meningkatnya permintaan global terhadap komponen elektronik dan baterai.

Sementara itu, industri kimia, farmasi, dan obat tradisional turut menguat 7,41% guna memenuhi kebutuhan pasar domestik dan internasional.

Tak hanya manufaktur, sektor penunjang lainnya juga menunjukkan tren ekspansif. Perdagangan besar dan eceran tumbuh 6,26% dipicu aktivitas impor bahan baku. Sektor konstruksi melaju 5,49% berkat masifnya proyek pemerintah dan swasta.

Adapun sektor transportasi dan pergudangan tumbuh 8,04% seiring tingginya mobilitas warga, sementara sektor akomodasi dan makan minum melonjak tajam 13,14% didorong oleh aktivitas wisata.

Secara keseluruhan, struktur ekonomi Indonesia hingga triwulan I-2026 tetap kokoh bersandar pada lima pilar utama: industri pengolahan, perdagangan, pertanian, konstruksi, dan pertambangan yang menjadi fondasi stabilitas ekonomi nasional.

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 12 menit yang lalu

BBCA Dijagokan Lagi, Dana Besar Masuk

Saham BBCA (BCA) kembali dijagokan untuk perdagangan selanjutnya. Target harga saham BBCA tinggi. Dana besar masuk!
Business 40 menit yang lalu

KEK Industropolis Batang Jadi Magnet Investasi Global, Pimpin Transisi Industri Hijau

KEK Industropolis Batang jadi magnet investasi global, yang berada di jalur tepat untuk memimpin transisi industri hijau di Asia Tenggara.
Market 1 jam yang lalu

BERITA POPULER: Saham Murah BMRI Diserok hingga Rencana MSCI 23 Juni

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari saham murah BMRI diserok hingga rencana MSCI pada 23 Juni soal status pasar modal Indonesia.
International 6 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
National 7 jam yang lalu

Ilmuwan Peringatkan Konsekuensi Besar El Nino bagi Cuaca Global

Fenomena El Niño resmi tiba! Ilmuwan peringatkan potensi kekeringan parah dari Indonesia hingga Amazon serta ancaman rekor suhu terpanas.
Lifestyle 7 jam yang lalu

Devin/Faathir Raih Final Perdana BWF Super 300 di Macau Open 2026, Hasil Nyata Pembinaan Berkelanjutan

Capaian ini menandai perkembangan signifikan pasangan muda yang selama ini disiapkan sebagai bagian dari regenerasi bulu tangkis Nasional.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia