Menu
Sign in
@ Contact
Search
Karyawan menggunakan smartphone di depan monitor perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia di Jakarta. Foto ilustrasi: dok Investor Daily

Karyawan menggunakan smartphone di depan monitor perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia di Jakarta. Foto ilustrasi: dok Investor Daily

Rahasia Sukses Trading Saham ala Pemain Besar

Selasa, 26 Januari 2021 | 06:00 WIB
Harso Kurniawan (harso@investor.co.id)

JAKARTA, Investor.id – Vier Abdul Jamal, CEO Vier Corp dan pendiri Morning Star Capital, berbagai rahasia sukses trading saham kepada sejumlah investor muda dalam sebuah webinar yang digelar pekan lalu. Vier Corp dan Morning Star Capital biasa menangani transaksi saham dalam jumlah besar, baik berupa block sale, rights issue, hingga penawaran umum perdana (initial public offering/IPO).

Vier menuturkan, rahasia sukses pertama adalah jangan terjebak dalam propaganda psikologis. Menurut dia, warna hijau yang menandakan saham naik dan merah yang berarti saham turun adalah propaganda psikologis.

“Emosi pasar dan pelaku pasar digerakkan dengan melakukan propaganda psikologis, sedangkan warna hijau/merah mewakili aksi dan emosi,” ujar Vier yang dijuluki Legenda Pasar Modal Indonesia. 

Bagi Vier, seorang pecundang akan terjebak dalam propaganda psikologis, sedangkan pemenang memiliki manajemen ketakutan dan keberanian yang bagus. “Kesimpulannya, untuk sukses di pasar saham, Anda tidak boleh terjebak dalam propaganda psikologis,” kata dia.

Rahasia kedua, kata dia, jangan terjebak dalam swing trap. Hal ini biasanya terjadi saat harga suatu saham sedang reli, namun sontak turun. Kemudian, perhatikan level tertinggi (all time high) dan celah penutupan (gap) saham blue chip. Selanjutnya, terapkan strategi pullback untuk saham lapis kedua dan volume driven untuk penny stock.

Dia menuturkan, pemain saham harus banyak latigan bertransaksi saham, bukan pergi ke seminar–seminar mahal untuk ilmu yang sangat dasar. Ironisnya, ilmu-ilmu tersebut bisa diunduh di Google.

Vier mewanti-wanti emosi manusia paling merusak saat bertransaksi saham adalah ketakutan dan ketamakan. Itu sebabnya, investor harus belajar mengelola emosi terlebih dahulu, baru kemudian bisa sukses di pasar saham.

“Jangan percaya kepada seminar saham mahal dan menjanjika kemudahan. Sebab, sang pelatih saja masih hidup dari pelatihan (training for living), bukan bermain saham untuk hidup (stock for living). Percaya pada diri Anda sendiri mulai sekarang,” tegas dia.

Editor : Harso Kurniawan (harso@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com